Ketegasan Strategis Bakamla Pertahankan Kedaulatan Laut Natuna Utara
MerahPutihGlobal.net — Indonesia kembali menegaskan posisi kepemimpinannya di kawasan dengan tindakan tanpa kompromi terhadap pelanggaran wilayah oleh kapal China Coast Guard (CCG) 5402 di Laut Natuna Utara hingga awal 2026. Pengusiran paksa yang dilakukan Bakamla RI merupakan manifestasi nyata dari doktrin pertahanan maritim yang tidak mentoleransi adanya klaim sepihak di wilayah yurisdiksi nasional.
Rangkaian gangguan terhadap aktivitas eksplorasi Pertamina sejak Oktober 2024 hingga 2026 menjadi pembuktian bagi ketangguhan personel di lapangan. Penggunaan strategi "gray zone" oleh Tiongkok melalui kapal penjaga pantai berukuran 4.000 ton dihadapi Bakamla dengan manuver intersepsi yang presisi. Langkah ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan upaya strategis untuk memastikan kemandiria...










