EKBIS

Uwi Lebih Dulu Menopang Nusantara sebelum Era Padi
EKBIS, Ragam

Uwi Lebih Dulu Menopang Nusantara sebelum Era Padi

MerahPutihGlobal.net—Bukti arkeologi menegaskan uwi telah dibudidayakan sejak masa prasejarah di Nusantara, jauh sebelum padi sawah berkembang sebagai fondasi sistem pangan agraris. Kajian prasejarah Asia Tenggara menunjukkan bahwa pada periode neolitik, sekitar 4.500–2.500 tahun lalu, masyarakat kepulauan Indonesia telah mengandalkan pangan umbi. Arkeolog Australia Peter Bellwood dalam Prasejarah Kepulauan Indo-Malaysia mencatat uwi ditanam bersama sagu, sukun, dan pisang, sementara bukti pertanian padi sawah belum ditemukan secara luas pada fase tersebut. Fakta ini menunjukkan bahwa fondasi awal ketahanan pangan Nusantara dibangun melalui tanaman yang adaptif, tidak bergantung musim, dan sesuai dengan kondisi ekologis tropis. Jejak Material yang Konsisten Analisis butir pati dari...
Uwi dan Pangan Bangsa yang Terlupakan
EKBIS, Ragam

Uwi dan Pangan Bangsa yang Terlupakan

MerahPutihGlobal.net — Sebelum beras menjadi simbol kemajuan nasional, masyarakat Jawa membangun ketahanan pangan dari uwi dan umbi-umbian yang menopang hidup lintas generasi. Sejarah ini menunjukkan bahwa kekuatan pangan Nusantara pernah bertumpu pada keragaman, bukan keseragaman. Kajian etnohistori mencatat bahwa sebelum abad ke-8 M, pola konsumsi masyarakat Jawa tidak bergantung pada satu komoditas. Uwi tumbuh di ladang kering dan kebun campur tanpa irigasi besar. Sistem ini membuat masyarakat relatif tahan terhadap perubahan iklim dan gagal panen. Perluasan sawah irigasi pada masa kerajaan agraris mengubah lanskap produksi. Namun beras kala itu belum menjadi pangan harian mayoritas rakyat. Prasasti-prasasti agraria menunjukkan beras berfungsi sebagai upeti, bekal ritual, dan konsumsi...
Uwi Ditinggalkan, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan
EKBIS, Ragam

Uwi Ditinggalkan, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan

MerahPutihGlobal.net - Uwi, umbi pangan yang berasal dari tanah Nusantara, pernah menjadi bagian penting sistem konsumsi masyarakat Indonesia. Namun hari ini, tanaman tersebut justru lebih mapan sebagai pangan strategis di berbagai negara, sementara di negeri asalnya kian tersisih. Sejarah mencatat uwi telah menjadi komoditas pangan lintas kawasan sejak era Dinasti Liao hingga Dinasti Ming di China. Jalur perdagangan Selat Malaka berperan sebagai penghubung distribusi uwi di Asia, menandai posisinya dalam jaringan pangan regional selama berabad-abad. Di Indonesia, perubahan pola konsumsi masyarakat ke beras berlangsung secara masif. Pergeseran ini berdampak langsung pada umbi-umbian. Uwi yang sebelumnya dibudidayakan secara luas perlahan kehilangan ruang dan berubah status menjadi ta...
Uwi Disamakan dengan Ubi, Kekeliruan yang Menggerus Kedaulatan Pangan
EKBIS, Ragam

Uwi Disamakan dengan Ubi, Kekeliruan yang Menggerus Kedaulatan Pangan

MerahPutihGlobal.net - Penyamaan uwi dengan ubi jalar dinilai sebagai kekeliruan mendasar yang berdampak langsung pada data pangan nasional dan melemahkan posisi pangan lokal Indonesia dalam kebijakan strategis. Sejumlah peneliti pangan dan etnobotani menegaskan bahwa uwi bukan bagian dari ubi jalar. Secara ilmiah, uwi berasal dari genus Dioscorea famili Dioscoreaceae, sedangkan ubi jalar berasal dari genus Ipomoea famili Convolvulaceae. Keduanya tidak memiliki hubungan kekerabatan langsung meski sama-sama dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat. Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Dr. Ervizal Amir, menyatakan bahwa kesalahan istilah ini telah lama berlangsung dan berulang di ruang publik. “Dalam banyak publikasi populer, uwi sering disederhanakan sebagai ubi, padahal itu keli...
Ari Askhara Kembali Jadi Dirut, Mengapa Humpuss Memilih Nama Ini?
EKBIS

Ari Askhara Kembali Jadi Dirut, Mengapa Humpuss Memilih Nama Ini?

merahputihglobal.net - Humpuss Maritim Internasional Tbk resmi mengangkat I Gusti Ngurah Askhara sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Rabu (14/1/2026). Keputusan ini menggantikan Tirta Hidayat dan sekaligus mengembalikan Ari Askhara ke jajaran elite manajemen perusahaan publik. Yang menarik, penunjukan ini terjadi di tengah kondisi industri maritim dan energi yang sedang menghadapi tekanan efisiensi, pendanaan, serta integrasi layanan. Artinya, keputusan Humpuss bukan sekadar pergantian jabatan rutin. Figur yang Tidak Asing di Pucuk Kekuasaan Secara faktual, Ari Askhara bukan nama baru di sektor transportasi nasional. Lulusan ekonomi Universitas Gadjah Mada periode 1990–1994 ini memulai kariernya di Bank Mandiri sejak 1994 hingga 2005. Tak berhen...
Negara Pilih Beras, Uwi Ditinggalkan dari Agenda Pangan
EKBIS, Ragam

Negara Pilih Beras, Uwi Ditinggalkan dari Agenda Pangan

MerahPutihGlobal.net — Sejarah kebijakan pangan Indonesia memperlihatkan pilihan negara yang konsisten mengutamakan beras, sementara uwi dan pangan lokal tersingkir dari agenda strategis nasional. Sejak awal kemerdekaan, pangan dibangun sebagai instrumen stabilitas dan legitimasi negara. Dalam kerangka itu, beras diposisikan sebagai makanan pokok nasional sekaligus simbol kemakmuran dan keberhasilan pembangunan. Pilihan tersebut membawa konsekuensi jangka panjang. Umbi-umbian seperti uwi (Dioscorea spp.), yang selama berabad-abad menopang kehidupan masyarakat Nusantara, tidak memperoleh tempat setara dalam kebijakan pangan nasional. Penjajahan dan Arah Awal Sistem Pangan Akar kebijakan beras-sentris dapat ditelusuri sejak masa penjajahan Belanda. Pemerintah penjajah menjadikan bera...
Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi, Kerugian Korban Kripto Capai Rp 3 Miliar
EKBIS, Nasional

Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi, Kerugian Korban Kripto Capai Rp 3 Miliar

merahputihglobal.net - Nama Timothy Ronald, investor muda sekaligus influencer keuangan dengan jutaan pengikut di Instagram dan YouTube, kini tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan trading kripto. Laporan ini diajukan oleh pelapor berinisial Y, yang mengaku merugi hingga Rp 3 miliar. Laporan Polisi dan Kronologi Singkat Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, laporan diterima pada Jumat (9/1/2026) dan telah teregister dengan nomor LP 227/I/2026. “Benar, ada laporan terkait kripto oleh pelapor ” ujar Budi, Senin (12/1/2026). Ia menambahkan, polisi akan mengundang pelapor dan saksi untuk klarifikasi pada Selasa (13/1/2026). Kasus ini bermula dari aktivitas korban di grup Discord Akademi Crypto, yang didirikan Timo...
Uwi Jadi Penyangga Strategis Ketahanan Pangan Nasional
EKBIS, Ragam

Uwi Jadi Penyangga Strategis Ketahanan Pangan Nasional

MerahPutihGlobal.net - Ketahanan pangan Indonesia memasuki fase krusial di tengah ketidakpastian global yang kian intens. Konflik geopolitik, gangguan rantai pasok internasional, serta lonjakan harga pangan dunia memperlihatkan bahwa ketergantungan pada impor bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan risiko strategis nasional. Perang Rusia–Ukraina sejak 2022 menjadi contoh nyata. Gangguan pasokan gandum, pupuk, dan energi memicu tekanan harga pangan global. Negara-negara pengimpor berada dalam posisi lemah, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada gandum impor untuk kebutuhan terigu. Dalam konteks itu, penguatan pangan lokal dipandang sebagai langkah kepemimpinan strategis. Salah satu komoditas yang kembali didorong adalah uwi ungu, umbi lokal Nusantara yang memiliki daya adapt...
Disorot Publik, Aparat dan Pejabat Hadiri Launching Royal Baroe di Kota Serang
Daerah, EKBIS

Disorot Publik, Aparat dan Pejabat Hadiri Launching Royal Baroe di Kota Serang

merahputihglobal.net - Di tengah sorotan publik terhadap arah kebijakan ekonomi daerah, kehadiran sejumlah pejabat dan aparat penegak hukum dalam kegiatan usaha swasta kembali menjadi perhatian. Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., tercatat menghadiri kegiatan Launching Royal Baroe yang digelar pada Jumat, 26 Desember 2025, di Kota Serang. Kehadiran Pejabat Dinilai Jadi Sinyal Prioritas Kebijakan Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, Dandim 0602 Serang Kolonel Arm. Oke Kistiyanto, S.AP., Wali Kota Serang Budi Rustandi, Wakil Wali Kota Serang Agis Aulia, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya. Kehadiran lengkap pejabat daerah dan aparat keamanan dinilai sebagai bentuk legitimasi terhad...
Ekonomi 2025: Negara Menata Arah, Bukan Sekadar Bertahan
EKBIS

Ekonomi 2025: Negara Menata Arah, Bukan Sekadar Bertahan

MerahPutihGlobal.net - Tahun 2025 menandai fase penataan ulang arah kebijakan ekonomi Indonesia. Di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda, negara memilih jalur disiplin fiskal, penguatan instrumen keuangan, dan perluasan diplomasi dagang sebagai fondasi jangka menengah. Kebijakan awal tahun mencerminkan pilihan tersebut. Pemerintah resmi memberlakukan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen mulai 1 Januari 2025, sesuai amanat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Langkah ini menjadi sinyal kuat konsolidasi fiskal negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kebijakan itu telah dirancang sejak awal.
“Pemerintah secara resmi menaikkan tarif PPN menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025 sesuai amanat undang-undang dan ja...