Penulis: Thofa

Energi Hijau Tanpa Korban: Indonesia Hadapi Krisis Tata Kelola Geotermal
Nasional

Energi Hijau Tanpa Korban: Indonesia Hadapi Krisis Tata Kelola Geotermal

MerahPutihGlobal.net — Indonesia menargetkan kemandirian energi melalui panas bumi, namun serangkaian insiden keselamatan, konflik adat, dan kegagalan mitigasi menunjukkan bahwa transisi energi harus dikawal dengan disiplin nasional yang kuat. Dari Sorik Marapi hingga Flores–Lembata, persoalannya bukan penolakan terhadap energi hijau, tetapi lemahnya perlindungan negara atas rakyat. Sorik Marapi: Alarm Keselamatan Nasional Paparan H₂S yang menimpa lebih dari seratus warga Mandailing Natal, dikonfirmasi AKBP Sahat M. Hasibuan (16/3/2024), menjadi peringatan serius. CEO KS Orka, Þórður Halldórsson, menyebut kebocoran sebagai “ketidaksempurnaan teknis”. Tokoh lokal M. Arif Lubis menegaskan warga tak boleh menjadi korban pembangunan. Dieng, Ciremai, Bedugul: Ruang Hidup adalah Kepent...
Negara Bergerak Total: 883 Korban Tewas, Pemulihan Sumatera Jadi Prioritas Nasional
Nasional

Negara Bergerak Total: 883 Korban Tewas, Pemulihan Sumatera Jadi Prioritas Nasional

MerahPutihGlobal.net — Banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar kembali mengungkap skala bencana luar biasa. BNPB mencatat 883 korban meninggal, 520 hilang, dan lebih dari 4.200 luka-luka hingga Sabtu (6/12/2025). Jutaan warga terdampak, dan infrastruktur vital banyak yang hancur. Korban terbesar berada di Aceh (325). Sumut mengikuti dengan 311 jiwa dan Sumbar 200. Rumah rusak parah, jembatan runtuh, serta desa-desa terputus akses selama berhari-hari. Kepemimpinan Nasional Diaktifkan Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan evakuasi dan penyelamatan. “Seluruh sumber daya nasional bekerja keras untuk melakukan penanganan,” ujar Prasetyo, Rabu (3/12). TNI–Polri menggerakkan operasi penuh, menembus jalur yang tertutup lumpur dan kayu. Re...
Tuntaskan Warisan Inlander untuk Selamatkan Ekologi Bangsa
Nasional

Tuntaskan Warisan Inlander untuk Selamatkan Ekologi Bangsa

MerahPutihGlobal.net — Istilah “inlander” buatan penjajah Belanda sejak abad ke-19 tidak hanya merendahkan martabat bangsa, tetapi melemahkan klaim pribumi atas tanah dan hutan mereka. Pola ini, meski konteksnya berubah, masih terasa dalam kebijakan modern yang memberi akses luas kepada industri ekstraktif sementara masyarakat lokal tersisih. Kepentingan Nasional Terancam Kerusakan Ekologi Ketua Auriga Nusantara Timer Manurung memperingatkan bahwa kerusakan ekologis kini mengancam landasan pembangunan nasional. “Kerusakan lingkungannya sangat menghancurkan. Deforestasi meningkat signifikan… sungai tercemar, mangrove ditebang untuk area smelter, pesisir dan terumbu karang rusak,” ujarnya. Aktivis Rudi Putra menyebut pembukaan ekosistem terancam untuk sawit dan tambang sebagai ancaman s...
Para Sesepuh Tebuireng Ambil Alih Kendali Moral, Arah Konflik PBNU Berubah Total
Nasional

Para Sesepuh Tebuireng Ambil Alih Kendali Moral, Arah Konflik PBNU Berubah Total

MerahPutihGlobal.net — Pertemuan kiai sepuh dan Mustasyar NU di Tebuireng, Jombang, Sabtu (6/12/2025), menjadi intervensi moral paling tegas dalam konflik PBNU. Forum menyatakan pemakzulan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf tidak sesuai AD/ART, namun tetap menuntut klarifikasi ketua umum atas dugaan kekeliruan. Titik balik ini memaksa seluruh struktur PBNU mengoreksi langkah. Kepemimpinan NU di Persimpangan Strategis Konflik menguat sejak Syuriyah meminta Gus Yahya mundur pada 20 November 2025 dan menerbitkan Surat Edaran 26 November yang mencabut mandatnya. Gus Yahya menolak tegas. “Saya tidak diberi ruang klarifikasi dan keputusan itu melampaui kewenangan rapat,” katanya di Tebuireng, Sabtu (6/12). Forum yang dipimpin KH Abdul Hakim Mahfudz dan KH Umar Wahid menghasilkan koreksi st...
UGM: Deforestasi di Hulu DAS Jadi Ancaman Strategis Penyebab Banjir Bandang Sumatera
Daerah, Nasional

UGM: Deforestasi di Hulu DAS Jadi Ancaman Strategis Penyebab Banjir Bandang Sumatera

MerahPutihGlobal.net — Peneliti Hidrologi Hutan dan Konservasi DAS UGM, Hatma Suryatmojo, menegaskan bahwa banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 adalah peringatan keras bagi keamanan ekologis nasional. Dalam rilis resmi, Rabu (3/12/2025), ia menekankan bahwa akar persoalan berada pada deforestasi besar-besaran yang melemahkan kemampuan hulu DAS menyerap dan menahan air. Hatma menjabarkan bahwa hilangnya hutan selama tiga dekade terakhir telah mengubah lanskap di tiga provinsi tersebut. Aceh kehilangan lebih dari 700 ribu hektare hutan. Sumatera Utara tinggal mempertahankan sekitar 29 persen tutupan hutan pada 2020. Sumatera Barat kehilangan lebih dari 740 ribu hektare dalam dua dekade. “Kita sedang melihat konsekuensi dari runtuhnya ...
KPK Targetkan Audit Kerugian Negara Kuota Haji Rampung Desember, Tersangka Menunggu Sinyal BPK
Nasional

KPK Targetkan Audit Kerugian Negara Kuota Haji Rampung Desember, Tersangka Menunggu Sinyal BPK

MerahPutihGlobal.net—KPK memburu penyelesaian audit kerugian negara kasus dugaan korupsi kuota tambahan haji 2023–2024 pada Desember 2025. Penetapan tersangka menunggu hasil BPK. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan dasar hukum harus kuat sebelum keputusan diumumkan. “Kalau bisa Desember, alhamdulillah. Tapi informasinya belum ada ke kami,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (2/12/2025). Langkah Investigatif ke Arab Saudi KPK mengirim tim ke Arab Saudi untuk mendalami struktur tambahan kuota. Pemeriksaan dilakukan di KBRI dan Kementerian Haji. Proses ini diperkirakan berjalan satu pekan untuk memastikan akurasi data lintas negara. Pemeriksaan Ratusan PIHK Sejak 9 Agustus 2025, ratusan PIHK dimintai keterangan untuk memetakan aktor dan pola ...
Skema Kuota Haji 50:50 Terbongkar, KPK Tegaskan Tiga Tokoh Jadi Motor Utama
Nasional

Skema Kuota Haji 50:50 Terbongkar, KPK Tegaskan Tiga Tokoh Jadi Motor Utama

MerahPutihGlobal.net — KPK mengungkap dugaan peran tiga tokoh sentral dalam pembagian 20.000 kuota haji tambahan tahun 2023–2024 yang dibelah 50:50, bertentangan dengan komposisi 92 persen reguler dan delapan persen khusus sebagaimana diatur UU. Kasus ini dipandang sebagai ujian integritas tata kelola ibadah haji. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan informasi itu dalam konferensi pers Selasa (2/12/2025). “Kuota haji tambahan sebanyak 20.000 diberikan Pemerintah Arab Saudi untuk mempercepat keberangkatan jemaah reguler,” tegasnya. Tekanan Lobi dan Distorsi Kebijakan Publik Asep menyebut sejumlah pengusaha travel, termasuk Fuad Hasan Masyhur, diduga melobi oknum Kemenag agar komposisi kuota dibagi rata. Menteri Agama saat itu, Yaqut Cholil Qoumas, di...
Banjir Sumatera Jadi Ujian Kepemimpinan Nasional, Pengakuan BNPB Dorong Desakan Status Nasional
Daerah, Nasional

Banjir Sumatera Jadi Ujian Kepemimpinan Nasional, Pengakuan BNPB Dorong Desakan Status Nasional

MerahPutihGlobal.net — Banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi ujian strategis bagi kepemimpinan nasional Indonesia. Pengakuan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto—yang menyatakan ia tak mengira skala kerusakan sebesar ini saat meninjau Tapanuli Selatan, Minggu (30/11/2025)—memicu lonjakan desakan publik agar Presiden Prabowo Subianto menetapkan status Bencana Nasional. Sejak Jumat (28/11/2025), BNPB menilai penanganan masih bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Namun kenyataan lapangan menunjukkan akses terputus, wilayah terisolasi, dan logistik terhambat. Ketidaksinkronan ini menimbulkan kekhawatiran tentang kesiapan struktur komando bencana. Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menegaskan urgensi intervensi pusat. “Kemampuan daerah sangat terbatas. Banya...
Adhie Massardi: Konflik PBNU Berubah Menjadi Pertarungan Kepentingan Finansial, Ancaman bagi Otoritas Moral NU
Nasional

Adhie Massardi: Konflik PBNU Berubah Menjadi Pertarungan Kepentingan Finansial, Ancaman bagi Otoritas Moral NU

MerahPutihGlobal.net - Pernyataan Adhie Massardi pada Minggu (30/11/2025) menegaskan perubahan besar dalam dinamika PBNU. Ia menyebut konflik yang dulu berakar pada akidah politik kini bergeser sepenuhnya menjadi persoalan uang. Ucapannya memberi peringatan keras mengenai potensi terganggunya otoritas moral NU sebagai organisasi besar Indonesia di panggung global. “Dulu kita bertengkar soal akidah politik. Sekarang, konflik dipicu persoalan uang,” kata Adhie. Ia memandang perubahan ini sebagai ancaman langsung terhadap legitimasi NU. Isu tambang, aliran dana, dan dugaan korupsi disebut menjadi pusat tarik-menarik kepentingan. Publik yang biasanya terlibat secara emosional dalam dinamika NU kini terlihat tenang. “NU dianggap tidak lagi memberi manfaat nyata,” ujarnya. Dalam perspektif ket...
Pencekalan Dicabut: Ujian Ketegasan Negara dalam Menangani Kasus Pajak Korporasi Besar
Nasional

Pencekalan Dicabut: Ujian Ketegasan Negara dalam Menangani Kasus Pajak Korporasi Besar

MerahPutihGlobal.net - Keputusan Kejaksaan Agung mencabut pencekalan Victor Rachmat Hartono pada Senin (1/12/2025) menjadi ujian penting bagi ketegasan negara. Penyidik menilai Victor kooperatif dalam penyidikan dugaan korupsi perpajakan yang sebelumnya membuat ia dicegah sejak 14 November 2025. Langkah ini mengundang kritik karena menyentuh isu fundamental: konsistensi penegakan hukum terhadap figur strategis di sektor ekonomi. Publik menilai bahwa kelonggaran hukum terhadap tokoh besar harus dijelaskan secara rinci agar tidak menimbulkan preseden berbahaya. Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, mengatakan penyidik menilai Victor kooperatif. “Sudah memberikan informasi-informasi,” ujarnya. Namun, pernyataan itu membuka ruang tanya karena hanya satu dari lima nama yang dicabut ...