Energi Hijau Tanpa Korban: Indonesia Hadapi Krisis Tata Kelola Geotermal
MerahPutihGlobal.net — Indonesia menargetkan kemandirian energi melalui panas bumi, namun serangkaian insiden keselamatan, konflik adat, dan kegagalan mitigasi menunjukkan bahwa transisi energi harus dikawal dengan disiplin nasional yang kuat.
Dari Sorik Marapi hingga Flores–Lembata, persoalannya bukan penolakan terhadap energi hijau, tetapi lemahnya perlindungan negara atas rakyat.
Sorik Marapi: Alarm Keselamatan Nasional
Paparan H₂S yang menimpa lebih dari seratus warga Mandailing Natal, dikonfirmasi AKBP Sahat M. Hasibuan (16/3/2024), menjadi peringatan serius.
CEO KS Orka, Þórður Halldórsson, menyebut kebocoran sebagai “ketidaksempurnaan teknis”.
Tokoh lokal M. Arif Lubis menegaskan warga tak boleh menjadi korban pembangunan.
Dieng, Ciremai, Bedugul: Ruang Hidup adalah Kepent...










