Gunung Padang Tegaskan Jejak Kepemimpinan Peradaban Purba Nusantara

merahputihglobal.net – Gunung Padang kembali menegaskan posisi Nusantara dalam sejarah panjang peradaban manusia. Data terbaru dari situs Gunung Padang menunjukkan pola simbolik, struktur arsitektural berlapis, dan lapisan bawah tanah berusia ribuan tahun yang mengarah pada rekayasa manusia prasejarah berskala besar.

Goresan petroglif ditemukan hampir di seluruh teras. Polanya berulang dan konsisten. Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, menegaskan bahwa temuan tersebut bukan hasil proses alam semata. Pernyataan itu disampaikan pada Ahad (21/12/2025).

Struktur dan Ketegasan Data

Orientasi batu di Gunung Padang disusun horizontal, berlawanan dengan karakter geologis alami columnar joint. Penemuan batu andesit lempang dengan gambar susunan teras memperkuat dugaan perencanaan arsitektural. Riset geolistrik dan georadar mengungkap struktur padat berlapis di bawah permukaan.

Penanggalan karbon memperkirakan usia lapisan terdalam mencapai sekitar 14.000 tahun. Jika terverifikasi, Gunung Padang berpotensi menjadi struktur buatan manusia tertua yang pernah diketahui.

Makna Strategis bagi Indonesia

Analisis material menemukan artefak batu berbentuk “Kujang Gunung Padang” dengan indikasi unsur metal merata di strukturnya. Temuan ini memperkaya bukti kapasitas teknologi masyarakat purba Nusantara.

READ  Samin Tan Ditahan Kejagung, Ini Fakta Kasus Tambang Murung Raya

Kajian lanjutan melibatkan pemindaian laser udara, radar, dan sensor geomagnetik berbasis drone. Data diuji secara ketat. Gunung Padang berdiri sebagai penanda bahwa Nusantara memiliki jejak kepemimpinan peradaban purba yang patut dicatat dunia. Penelitian berlanjut.***