Ragam

Uwi Lebih Dulu Menopang Nusantara sebelum Era Padi
EKBIS, Ragam

Uwi Lebih Dulu Menopang Nusantara sebelum Era Padi

MerahPutihGlobal.net—Bukti arkeologi menegaskan uwi telah dibudidayakan sejak masa prasejarah di Nusantara, jauh sebelum padi sawah berkembang sebagai fondasi sistem pangan agraris. Kajian prasejarah Asia Tenggara menunjukkan bahwa pada periode neolitik, sekitar 4.500–2.500 tahun lalu, masyarakat kepulauan Indonesia telah mengandalkan pangan umbi. Arkeolog Australia Peter Bellwood dalam Prasejarah Kepulauan Indo-Malaysia mencatat uwi ditanam bersama sagu, sukun, dan pisang, sementara bukti pertanian padi sawah belum ditemukan secara luas pada fase tersebut. Fakta ini menunjukkan bahwa fondasi awal ketahanan pangan Nusantara dibangun melalui tanaman yang adaptif, tidak bergantung musim, dan sesuai dengan kondisi ekologis tropis. Jejak Material yang Konsisten Analisis butir pati dari...
BINLAT Kediri Tegaskan Arah Pembangunan Karakter Bangsa
Daerah, Nasional, Ragam

BINLAT Kediri Tegaskan Arah Pembangunan Karakter Bangsa

MerahPutihGlobal.net—Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri meresmikan Pilot Project Pembinaan dan Pelatihan (BINLAT) serta Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa sebagai langkah strategis memperkuat fondasi karakter nasional dari tingkat daerah. Program tersebut dijadwalkan dibuka pada Minggu, 25 Januari 2026. Inisiatif ini secara eksplisit dikaitkan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya agenda penguatan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. BINLAT dirancang menyasar generasi muda lintas jenjang, mulai dari pelajar SMP/MTs, SMA/MA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Program ini diposisikan sebagai instrumen pembentukan karakter kebangsaan, disiplin sosial, serta kesadaran historis di teng...
Uwi dan Pangan Bangsa yang Terlupakan
EKBIS, Ragam

Uwi dan Pangan Bangsa yang Terlupakan

MerahPutihGlobal.net — Sebelum beras menjadi simbol kemajuan nasional, masyarakat Jawa membangun ketahanan pangan dari uwi dan umbi-umbian yang menopang hidup lintas generasi. Sejarah ini menunjukkan bahwa kekuatan pangan Nusantara pernah bertumpu pada keragaman, bukan keseragaman. Kajian etnohistori mencatat bahwa sebelum abad ke-8 M, pola konsumsi masyarakat Jawa tidak bergantung pada satu komoditas. Uwi tumbuh di ladang kering dan kebun campur tanpa irigasi besar. Sistem ini membuat masyarakat relatif tahan terhadap perubahan iklim dan gagal panen. Perluasan sawah irigasi pada masa kerajaan agraris mengubah lanskap produksi. Namun beras kala itu belum menjadi pangan harian mayoritas rakyat. Prasasti-prasasti agraria menunjukkan beras berfungsi sebagai upeti, bekal ritual, dan konsumsi...
Ndalem Pojok Didorong Jadi Laboratorium Strategis Karakter Bangsa
Daerah, Nasional, Ragam

Ndalem Pojok Didorong Jadi Laboratorium Strategis Karakter Bangsa

MerahPutihGlobal.net - Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mengkonsolidasikan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter bangsa melalui pengembangan Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno sebagai laboratorium karakter. Gagasan ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Senin (19/1/2026). Rapat dipimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri dan berlangsung di Kantor Bakesbangpol, Convention Hall Simpang Lima Gumul. Sejumlah perangkat daerah serta unsur TNI dan Polri hadir, menandai keseriusan pemerintah daerah dalam mengarusutamakan pendidikan karakter sebagai agenda kebangsaan. Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri, Suhardono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepad...
Uwi Ditinggalkan, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan
EKBIS, Ragam

Uwi Ditinggalkan, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan

MerahPutihGlobal.net - Uwi, umbi pangan yang berasal dari tanah Nusantara, pernah menjadi bagian penting sistem konsumsi masyarakat Indonesia. Namun hari ini, tanaman tersebut justru lebih mapan sebagai pangan strategis di berbagai negara, sementara di negeri asalnya kian tersisih. Sejarah mencatat uwi telah menjadi komoditas pangan lintas kawasan sejak era Dinasti Liao hingga Dinasti Ming di China. Jalur perdagangan Selat Malaka berperan sebagai penghubung distribusi uwi di Asia, menandai posisinya dalam jaringan pangan regional selama berabad-abad. Di Indonesia, perubahan pola konsumsi masyarakat ke beras berlangsung secara masif. Pergeseran ini berdampak langsung pada umbi-umbian. Uwi yang sebelumnya dibudidayakan secara luas perlahan kehilangan ruang dan berubah status menjadi ta...
Penolakan PB XIV Purbaya dan Respons Fadli Zon: Negara di Persimpangan Tradisi Keraton
Daerah, Ragam

Penolakan PB XIV Purbaya dan Respons Fadli Zon: Negara di Persimpangan Tradisi Keraton

Penunjukan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai pelaksana pengelolaan Keraton Surakarta memicu penolakan terbuka dari pihak PB XIV Purbaya. Di titik ini, publik melihat negara berada di persimpangan antara menghormati tradisi keraton dan memastikan cagar budaya nasional tidak terbengkalai. Garis besarnya, kebijakan negara bertemu langsung dengan sensitivitas legitimasi internal yang belum selesai. Penolakan Pihak PB XIV Purbaya atas Penunjukan Tedjowulan Penolakan disampaikan melalui keberatan resmi kepada Kementerian Kebudayaan dan tembusan kepada Presiden RI. GKR Panembahan Timoer Rumbai menilai penunjukan Tedjowulan dilakukan tanpa komunikasi dengan pihaknya sebagai “tuan rumah” keraton. Dalam realitas di lapangan, keberatan itu memuncak saat pen...
Uwi Disamakan dengan Ubi, Kekeliruan yang Menggerus Kedaulatan Pangan
EKBIS, Ragam

Uwi Disamakan dengan Ubi, Kekeliruan yang Menggerus Kedaulatan Pangan

MerahPutihGlobal.net - Penyamaan uwi dengan ubi jalar dinilai sebagai kekeliruan mendasar yang berdampak langsung pada data pangan nasional dan melemahkan posisi pangan lokal Indonesia dalam kebijakan strategis. Sejumlah peneliti pangan dan etnobotani menegaskan bahwa uwi bukan bagian dari ubi jalar. Secara ilmiah, uwi berasal dari genus Dioscorea famili Dioscoreaceae, sedangkan ubi jalar berasal dari genus Ipomoea famili Convolvulaceae. Keduanya tidak memiliki hubungan kekerabatan langsung meski sama-sama dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat. Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Dr. Ervizal Amir, menyatakan bahwa kesalahan istilah ini telah lama berlangsung dan berulang di ruang publik. “Dalam banyak publikasi populer, uwi sering disederhanakan sebagai ubi, padahal itu keli...
Shiddiqiyyah: Jalan Kejujuran yang Menguatkan Bangsa
Nasional, Ragam

Shiddiqiyyah: Jalan Kejujuran yang Menguatkan Bangsa

MerahPutihGlobal.net - Thoriqoh Shiddiqiyyah menandai satu jalur penting dalam sejarah spiritual Islam yang berpaut langsung dengan peristiwa Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Dari peristiwa inilah lahir nilai shiddiq—kejujuran dan pembenaran tanpa ragu—yang kemudian berkembang sebagai fondasi etika spiritual dan sosial lintas generasi. Isro’ Mi’roj merupakan peristiwa besar yang menguji keimanan umat. Ketika Rasululloh SAW menyampaikan perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Palestina hingga Sidratul Muntaha, respons masyarakat terbelah. Di tengah gelombang keraguan dan penolakan, Abu Bakar Ash-Shiddiq RA tampil membenarkan peristiwa tersebut tanpa syarat. Sikap ini bukan sekadar pembelaan personal, melainkan pernyataan iman yang tegas. Dari sinilah gelar Ash-Shi...
Negara Pilih Beras, Uwi Ditinggalkan dari Agenda Pangan
EKBIS, Ragam

Negara Pilih Beras, Uwi Ditinggalkan dari Agenda Pangan

MerahPutihGlobal.net — Sejarah kebijakan pangan Indonesia memperlihatkan pilihan negara yang konsisten mengutamakan beras, sementara uwi dan pangan lokal tersingkir dari agenda strategis nasional. Sejak awal kemerdekaan, pangan dibangun sebagai instrumen stabilitas dan legitimasi negara. Dalam kerangka itu, beras diposisikan sebagai makanan pokok nasional sekaligus simbol kemakmuran dan keberhasilan pembangunan. Pilihan tersebut membawa konsekuensi jangka panjang. Umbi-umbian seperti uwi (Dioscorea spp.), yang selama berabad-abad menopang kehidupan masyarakat Nusantara, tidak memperoleh tempat setara dalam kebijakan pangan nasional. Penjajahan dan Arah Awal Sistem Pangan Akar kebijakan beras-sentris dapat ditelusuri sejak masa penjajahan Belanda. Pemerintah penjajah menjadikan bera...
BINLAT Kediri Uji Metode Rasa untuk Perkuat Karakter Bangsa
Daerah, Nasional, Ragam

BINLAT Kediri Uji Metode Rasa untuk Perkuat Karakter Bangsa

MerahPutihGlobal.net - Program BINLAT Karakter Jati Diri Bangsa di Kediri menguji metode pendidikan karakter berbasis rasa yang dipadukan dengan neuro-pedagogi dan pembelajaran berbasis pengalaman sebagai model penguatan jati diri kebangsaan. Pelatihan ini dilaksanakan di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok Kediri oleh Yayasan Persada Soekarno. Ketua Harian Yayasan Persada Soekarno Ndalem Pojok Kediri, Kushartono, menyatakan BINLAT dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan karakter yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kesadaran batin peserta didik. “Pendidikan karakter tidak cukup berhenti pada pengetahuan. Nilai kebangsaan harus masuk ke rasa agar menjadi kehendak dan tindakan,” ujar Kushartono di Kediri, Sabtu (11/1/2026). Metode Rasa sebagai Pilar Pembentukan Karakter BIN...