Blog

BINLAT Kediri Tegaskan Arah Pembangunan Karakter Bangsa
Daerah, Nasional, Ragam

BINLAT Kediri Tegaskan Arah Pembangunan Karakter Bangsa

MerahPutihGlobal.net—Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri meresmikan Pilot Project Pembinaan dan Pelatihan (BINLAT) serta Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa sebagai langkah strategis memperkuat fondasi karakter nasional dari tingkat daerah.Program tersebut dijadwalkan dibuka pada Minggu, 25 Januari 2026. Inisiatif ini secara eksplisit dikaitkan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya agenda penguatan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.BINLAT dirancang menyasar generasi muda lintas jenjang, mulai dari pelajar SMP/MTs, SMA/MA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Program ini diposisikan sebagai instrumen pembentukan karakter kebangsaan, disiplin sosial, serta kesadaran historis di teng...
Sekolah Jadi Medan Perebutan Ideologi Bangsa
Nasional

Sekolah Jadi Medan Perebutan Ideologi Bangsa

MerahPutihGlobal.net - Sejarah pendidikan Indonesia menunjukkan sekolah tidak pernah berdiri sebagai ruang netral, karena ruang kelas berulang kali menjadi jalur masuk ideologi asing yang memengaruhi pembentukan nalar generasi muda.Sekolah kerap dipahami sebagai institusi teknis yang bertugas mentransfer pengetahuan. Namun dalam kajian pendidikan kritis, pendidikan justru diposisikan sebagai arena strategis pembentukan nilai dan orientasi berpikir. Akademisi pendidikan asal Amerika Serikat, Henry A. Giroux, menegaskan pendidikan selalu berada dalam relasi kekuasaan dan tidak pernah bebas nilai, sebagaimana dijelaskan dalam bukunya Theory and Resistance in Education (2001). Jejak Penjajahan dalam Pendidikan Pada masa penjajahan Belanda, sistem pendidikan dirancang untuk melayani kepen...
Uwi dan Pangan Bangsa yang Terlupakan
EKBIS, Ragam

Uwi dan Pangan Bangsa yang Terlupakan

MerahPutihGlobal.net — Sebelum beras menjadi simbol kemajuan nasional, masyarakat Jawa membangun ketahanan pangan dari uwi dan umbi-umbian yang menopang hidup lintas generasi. Sejarah ini menunjukkan bahwa kekuatan pangan Nusantara pernah bertumpu pada keragaman, bukan keseragaman. Kajian etnohistori mencatat bahwa sebelum abad ke-8 M, pola konsumsi masyarakat Jawa tidak bergantung pada satu komoditas. Uwi tumbuh di ladang kering dan kebun campur tanpa irigasi besar. Sistem ini membuat masyarakat relatif tahan terhadap perubahan iklim dan gagal panen. Perluasan sawah irigasi pada masa kerajaan agraris mengubah lanskap produksi. Namun beras kala itu belum menjadi pangan harian mayoritas rakyat. Prasasti-prasasti agraria menunjukkan beras berfungsi sebagai upeti, bekal ritual, dan konsumsi...
Negara Tegas Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan
Nasional

Negara Tegas Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan

MerahPutihGlobal.net - Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan pengelolaan kawasan hutan di wilayah Sumatera per Januari 2026. Langkah drastis ini diambil setelah audit pasca-bencana banjir bandang menunjukkan kegagalan korporasi dalam menjaga ekosistem pegunungan yang vital bagi keselamatan warga.Efek Jera Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bergerak cepat melakukan investigasi setelah longsor melanda Sumatera Utara dan sekitarnya. Temuan mereka sangat mengejutkan karena banyak korporasi mengabaikan standar pemanfaatan lahan yang benar. Akibatnya, pemerintah memutuskan untuk membatalkan izin 28 perusahaan tersebut tanpa kompromi demi memutus rantai perusakan alam. Laporan Satgas PKH...
Dua Klaster, Dua Perlakuan: Membaca Arah Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Nasional

Dua Klaster, Dua Perlakuan: Membaca Arah Penanganan Kasus Ijazah Jokowi

merahputihglobal.net - Dua klaster penanganan kasus ijazah Jokowi menjadi sorotan setelah Polda Metro Jaya membagi perkara ini ke dalam dua kelompok tersangka dengan pendekatan hukum yang berbeda. Dari sudut pandang pembaca, pembagian klaster tersebut bukan sekadar teknis penyidikan, melainkan mencerminkan arah dan strategi penegakan hukum yang dijalankan aparat. Pemetaan Klaster dalam Kasus Ijazah Jokowi Polda Metro Jaya membagi perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke dalam dua klaster. Klaster pertama berisi Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah. Sementara itu, klaster kedua mencakup Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, serta Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa. Secara faktual, pembagian ini menjadi dasar penj...
Ndalem Pojok Didorong Jadi Laboratorium Strategis Karakter Bangsa
Daerah, Nasional, Ragam

Ndalem Pojok Didorong Jadi Laboratorium Strategis Karakter Bangsa

MerahPutihGlobal.net - Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mengkonsolidasikan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter bangsa melalui pengembangan Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno sebagai laboratorium karakter. Gagasan ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Senin (19/1/2026).Rapat dipimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri dan berlangsung di Kantor Bakesbangpol, Convention Hall Simpang Lima Gumul. Sejumlah perangkat daerah serta unsur TNI dan Polri hadir, menandai keseriusan pemerintah daerah dalam mengarusutamakan pendidikan karakter sebagai agenda kebangsaan.Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri, Suhardono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepad...
Uwi Ditinggalkan, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan
EKBIS, Ragam

Uwi Ditinggalkan, Kedaulatan Pangan Dipertaruhkan

MerahPutihGlobal.net - Uwi, umbi pangan yang berasal dari tanah Nusantara, pernah menjadi bagian penting sistem konsumsi masyarakat Indonesia. Namun hari ini, tanaman tersebut justru lebih mapan sebagai pangan strategis di berbagai negara, sementara di negeri asalnya kian tersisih.Sejarah mencatat uwi telah menjadi komoditas pangan lintas kawasan sejak era Dinasti Liao hingga Dinasti Ming di China. Jalur perdagangan Selat Malaka berperan sebagai penghubung distribusi uwi di Asia, menandai posisinya dalam jaringan pangan regional selama berabad-abad.Di Indonesia, perubahan pola konsumsi masyarakat ke beras berlangsung secara masif. Pergeseran ini berdampak langsung pada umbi-umbian. Uwi yang sebelumnya dibudidayakan secara luas perlahan kehilangan ruang dan berubah status menjadi ta...
Kasus Ijazah Palsu Jokowi: SP3 Eggi Sudjana dan Preseden Hukum Restorative Justice
Nasional

Kasus Ijazah Palsu Jokowi: SP3 Eggi Sudjana dan Preseden Hukum Restorative Justice

merahputihglobal.net - Penghentian penyidikan terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis melalui SP3 dalam perkara dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi tidak berhenti sebagai keputusan administratif semata. Lebih jauh, langkah Polda Metro Jaya ini memunculkan perbincangan tentang preseden hukum, terutama terkait penerapan restorative justice pada perkara yang menyentuh figur publik nasional. Restorative Justice sebagai Preseden Praktik Secara faktual, SP3 diterbitkan setelah gelar perkara khusus pada 14 Januari 2026. Penyidik menyatakan seluruh syarat keadilan restoratif telah terpenuhi, termasuk adanya permohonan dari pelapor dan tersangka.Dalam konteks tersebut, keputusan ini berpotensi menjadi rujukan praktik. Artinya, restorative justice tidak lagi dipahami semata untuk perkara ring...
Penolakan PB XIV Purbaya dan Respons Fadli Zon: Negara di Persimpangan Tradisi Keraton
Daerah, Ragam

Penolakan PB XIV Purbaya dan Respons Fadli Zon: Negara di Persimpangan Tradisi Keraton

Penunjukan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai pelaksana pengelolaan Keraton Surakarta memicu penolakan terbuka dari pihak PB XIV Purbaya. Di titik ini, publik melihat negara berada di persimpangan antara menghormati tradisi keraton dan memastikan cagar budaya nasional tidak terbengkalai. Garis besarnya, kebijakan negara bertemu langsung dengan sensitivitas legitimasi internal yang belum selesai. Penolakan Pihak PB XIV Purbaya atas Penunjukan Tedjowulan Penolakan disampaikan melalui keberatan resmi kepada Kementerian Kebudayaan dan tembusan kepada Presiden RI. GKR Panembahan Timoer Rumbai menilai penunjukan Tedjowulan dilakukan tanpa komunikasi dengan pihaknya sebagai “tuan rumah” keraton. Dalam realitas di lapangan, keberatan itu memuncak saat pen...
Uwi Disamakan dengan Ubi, Kekeliruan yang Menggerus Kedaulatan Pangan
EKBIS, Ragam

Uwi Disamakan dengan Ubi, Kekeliruan yang Menggerus Kedaulatan Pangan

MerahPutihGlobal.net - Penyamaan uwi dengan ubi jalar dinilai sebagai kekeliruan mendasar yang berdampak langsung pada data pangan nasional dan melemahkan posisi pangan lokal Indonesia dalam kebijakan strategis.Sejumlah peneliti pangan dan etnobotani menegaskan bahwa uwi bukan bagian dari ubi jalar. Secara ilmiah, uwi berasal dari genus Dioscorea famili Dioscoreaceae, sedangkan ubi jalar berasal dari genus Ipomoea famili Convolvulaceae. Keduanya tidak memiliki hubungan kekerabatan langsung meski sama-sama dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat.Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Dr. Ervizal Amir, menyatakan bahwa kesalahan istilah ini telah lama berlangsung dan berulang di ruang publik.“Dalam banyak publikasi populer, uwi sering disederhanakan sebagai ubi, padahal itu keli...