Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III Mulai Disiapkan Pemerintah

Merah Putih Global – Pemerintah mulai menyiapkan pembangunan sekolah rakyat Tahap III di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan percepatan penyelesaian pembangunan Tahap II yang saat ini masih berlangsung di 93 lokasi.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyebut persiapan pembangunan tahap berikutnya telah memasuki beberapa tahapan, mulai dari proses lelang hingga pemenuhan persyaratan kesiapan lokasi.

Persiapan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keberlanjutan program sekolah rakyat dalam beberapa tahun mendatang.

Persiapan Sekolah Rakyat Tahap III Sudah Dimulai

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pembangunan sekolah rakyat Tahap III telah dibagi ke dalam beberapa kelompok pekerjaan berdasarkan tingkat kesiapan masing-masing lokasi.

Tahap IIIA terdiri atas tujuh lokasi yang sudah memasuki proses lelang. Sementara itu, Tahap IIIB mencakup 11 lokasi yang masih berada dalam tahap persiapan lelang.

Di sisi lain, Tahap IIIC mencakup 89 lokasi yang masih memerlukan pemenuhan sejumlah syarat kesiapan pembangunan.

Yang perlu digarisbawahi, kesiapan lahan menjadi faktor utama yang menentukan percepatan pembangunan pada tahap berikutnya.

89 Lokasi Masih Menunggu Pemenuhan Kriteria

Dari total lokasi yang direncanakan pada Tahap IIIC, sebagian besar masih menghadapi sejumlah persoalan administratif dan teknis.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan status kepemilikan lahan, pematangan lahan, hingga dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL.

Kementerian PU berharap berbagai kendala tersebut dapat segera diselesaikan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Dalam kerangka itu, koordinasi dengan Kantor Staf Presiden dan Kementerian Dalam Negeri terus dilakukan guna mempercepat proses yang masih berjalan.

Pemerintah Targetkan Sekolah Rakyat Permanen Selesai 2027

Menurut Dody, penyelesaian berbagai persoalan lahan menjadi kunci agar proses lelang dapat segera dilaksanakan pada seluruh lokasi yang telah direncanakan.

Kami berharap readiness criteria dan masalah lahan seperti status kepemilikan, pematangan lahan, AMDAL dan seterusnya pada 89 titik lokasi Tahap IIIC dapat segera diselesaikan bersama pemerintah daerah,” jelasnya.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan sekolah rakyat permanen ditargetkan selesai paling lambat pada Juni 2027.

Target tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperluas fasilitas pendidikan yang sedang dikembangkan melalui program sekolah rakyat.

Siswa Ditargetkan Pindah ke Sekolah Permanen Juli 2027

Pemerintah berharap pembangunan sekolah rakyat permanen dapat mendukung kegiatan belajar mengajar secara lebih optimal pada masa mendatang.

Dody menyebut siswa yang saat ini menempuh pendidikan di sekolah rakyat rintisan tahun ajaran 2025/2026 ditargetkan dapat berpindah ke fasilitas permanen pada tahun ajaran baru Juli 2027.

Sehingga siswa-siswi yang saat ini ada di SR rintisan 2025/2026 bisa pindah ke SR permanen pada tahun ajaran baru Juli 2027,” ujarnya.

Pada saat yang sama, pemerintah tetap melanjutkan percepatan pembangunan Tahap II agar seluruh lokasi yang sedang dibangun dapat segera beroperasi sesuai target yang telah ditentukan.