Papua Diguncang Ledakan Dahsyat di Biak, Rumah Warga Hancur

Bahasa Kita – Papua kembali menjadi perhatian publik setelah ledakan dahsyat mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/5/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan besar pada daerah permukiman warga dan menimbulkan korban jiwa.

Ledakan terjadi pada sore hari di kawasan yang dikenal sebagai lingkungan padat penduduk. Dampaknya terlihat dari banyaknya bangunan yang rusak parah hingga rata dengan tanah.

Rekaman CCTV dari area Pelabuhan Biak turut merekam detik-detik ledakan. Video tersebut kemudian menyebar luas dan menjadi perhatian masyarakat di media sosial.

Ledakan di Papua Terekam Kamera CCTV

Peristiwa ledakan yang terjadi di Biak Numfor sempat terekam kamera pengawas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan momen ketika dentuman besar mengguncang kawasan sekitar.

Dalam waktu singkat, video itu beredar luas di berbagai platform media sosial. Banyak warga mengetahui kejadian tersebut melalui rekaman yang tersebar di internet.

Yang menarik, lokasi ledakan berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Akibatnya, dampak kerusakan terlihat cukup luas dibandingkan jika terjadi di area terbuka.

Foto-foto yang beredar menunjukkan puing bangunan berserakan di sekitar lokasi. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat akibat ledakan tersebut.

Permukiman Warga Mengalami Kerusakan Parah

Dampak ledakan tidak hanya menimbulkan korban, tetapi juga merusak lingkungan sekitar. Beberapa bangunan yang berada dekat titik ledakan mengalami kehancuran cukup serius.

Puing-puing bangunan terlihat menutupi sebagian area permukiman. Kondisi tersebut memperlihatkan besarnya daya ledak yang terjadi di lokasi kejadian.

Pada saat bersamaan, aparat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses evakuasi warga terdampak.

Di lapangan, petugas juga mulai melakukan pendataan terhadap kerusakan yang dialami warga akibat ledakan tersebut.

Dugaan Bom Sisa Perang Dunia II Masih Diselidiki

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan membenarkan adanya ledakan yang terjadi di Kampung Yenures. Menurutnya, dugaan awal mengarah pada bom peninggalan Perang Dunia II.

Dugaan sementara ledakan ini terjadi karena ada bom peninggalan Perang Dunia II yang meledak di lokasi,” ujarnya.

Meski demikian, aparat masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Lokasi kejadian juga masih menjadi fokus penyelidikan.

Polisi belum menyimpulkan hasil akhir karena proses identifikasi dan pengumpulan data masih berlangsung hingga saat ini.

Evakuasi Korban Masih Berlangsung

Data sementara menunjukkan lima korban meninggal dunia telah ditemukan. Selain itu, tiga orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Jenazah korban yang baru ditemukan ini ada 5 jenazah, yang 3 masih dalam pencarian,” kata Ari.

TNI, Polri, Basarnas, dan personel Brimob masih berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi serta pengamanan area kejadian.

Karena lokasi belum steril, polisi telah memasang garis pengaman dan meminta masyarakat untuk tidak mendekati tempat kejadian perkara guna menghindari risiko ledakan lanjutan.