
Merah Putih Global – Paris Saint-Germain menunjukkan dominasi luar biasa dalam dua musim terakhir. Klub berjuluk Les Parisiens itu kembali menjuarai Liga Champions dan memperpanjang daftar prestasi yang diraih di bawah kepemimpinan Luis Enrique.
Gelar terbaru datang setelah Paris Saint-Germain mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 dalam final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest. Pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit sebelum PSG memastikan kemenangan dari titik putih.
Keberhasilan itu melengkapi musim sebelumnya ketika PSG tampil superior dengan mengalahkan Inter Milan 5-0 pada final Liga Champions.
Paris Saint-Germain Menjadi Tim Paling Konsisten
Dalam dua musim terakhir, Paris Saint-Germain menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten di Eropa.
Klub asal Prancis tersebut berhasil meraih delapan trofi dari sepuluh kompetisi yang mereka ikuti.
Catatan itu menunjukkan tingkat konsistensi yang sulit ditandingi klub lain.
PSG hanya gagal meraih gelar dalam dua ajang.
Kegagalan tersebut terjadi pada Piala Dunia Antarklub musim lalu dan Coupe de France musim ini.
Di luar itu, mereka mampu mengubah hampir setiap kompetisi menjadi trofi.
Yang menarik, keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan kualitas individu pemain, tetapi juga kestabilan kolektif tim secara keseluruhan.
Luis Enrique Pertahankan Fondasi Tim Juara
Kesuksesan Paris Saint-Germain tidak lepas dari keputusan Luis Enrique mempertahankan fondasi skuad yang sudah terbukti efektif.
Saat menghadapi Arsenal pada final Liga Champions, sepuluh pemain lapangan yang menjadi starter merupakan nama yang sama seperti saat melawan Inter Milan setahun sebelumnya.
Stabilitas tersebut membuat PSG memiliki pemahaman permainan yang sangat kuat.
Pergantian hanya terjadi pada posisi penjaga gawang.
Matvey Safonov dipercaya sebagai kiper utama setelah Gianluigi Donnarumma meninggalkan klub dan bergabung dengan Manchester City.
Dengan perubahan yang sangat minim, PSG mampu mempertahankan keseimbangan permainan di semua lini.
Gelar Liga Champions Perkuat Dominasi PSG
Keberhasilan mempertahankan trofi Liga Champions menjadi pencapaian penting bagi Paris Saint-Germain.
Dalam era Liga Champions modern sejak musim 1992/1993, hanya sedikit klub yang mampu meraih gelar secara beruntun.
PSG kini menjadi tim kedua yang mampu melakukan hal tersebut setelah Real Madrid.
Prestasi itu semakin memperkuat posisi PSG sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.
Dalam sejarah kompetisi yang telah berjalan selama 71 tahun, PSG juga tercatat sebagai klub ke-10 yang berhasil mempertahankan gelar juara Eropa.
Peluang Mengejar Rekor Baru Masih Terbuka
Dominasi yang ditunjukkan Paris Saint-Germain membuat target berikutnya mulai terlihat jelas.
Mereka berpeluang mengejar prestasi tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada musim mendatang.
Jika berhasil, PSG akan bergabung dengan kelompok klub yang memiliki pencapaian istimewa dalam sejarah kompetisi Eropa.
Meski begitu, rekor lima gelar beruntun milik Real Madrid masih menjadi standar tertinggi yang belum tersentuh.
Berdasarkan data OPTA, Real Madrid meraih lima gelar berturut-turut pada periode 1956 hingga 1960.
Sementara itu, Paris Saint-Germain saat ini fokus menikmati keberhasilan mempertahankan trofi Liga Champions dan melanjutkan era dominasi yang dibangun Luis Enrique dalam dua musim terakhir.
