Sejak Penjajahan, Kurikulum Indonesia Tak Pernah Netral
MerahPutihGlobal.net - Sejarah pendidikan Indonesia memperlihatkan satu fakta konsisten: kurikulum tidak pernah berdiri netral. Sejak masa penjajahan hingga era globalisasi, kurikulum selalu disusun dalam relasi kekuasaan yang menentukan arah berpikir dan watak generasi bangsa.
Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan difungsikan sebagai alat administratif. Sekolah seperti HIS, MULO, dan AMS dirancang untuk mencetak tenaga pribumi kelas bawah guna menopang birokrasi penjajah. Akses pendidikan dibatasi, sementara isi kurikulum diarahkan untuk menjaga struktur sosial yang timpang.
Sejarawan pendidikan H.A.R. Tilaar dalam Kekuasaan dan Pendidikan (2009) menegaskan bahwa pendidikan kolonial tidak pernah dimaksudkan untuk membangun bangsa jajahan. Kurikulum disusun untuk menjaga keberlang...










