Daerah

WIUP Dinilai Berisiko, Tokoh Ormas Tekan NU–Muhammadiyah Ambil Sikap Tegas
Daerah, Nasional

WIUP Dinilai Berisiko, Tokoh Ormas Tekan NU–Muhammadiyah Ambil Sikap Tegas

MerahPutihGlobal.net — Desakan agar NU dan Muhammadiyah mundur dari konsesi wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) menguat setelah banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Dua tokoh ormas Islam, Din Syamsuddin dan Savic Ali, menilai konsesi tambang menempatkan organisasi pada risiko strategis: benturan kepentingan, kerentanan lingkungan, dan potensi konflik kelembagaan. Mereka meminta sikap tegas sebelum dampak lebih besar muncul. Din Syamsuddin: Jaga Marwah Organisasi Dalam pernyataan Senin (1/12/2025), Din meminta Muhammadiyah tidak menerima WIUP. “Saya sejak awal menyarankan Muhammadiyah tidak terpengaruh oleh buaian Rezim Presiden Jokowi untuk menerima konsesi tambang itu,” ujarnya. Ia menyebut kerusakan ekologis akibat eksploi...
Prabowo Perintahkan Mobilisasi Total, Negara Pastikan Tidak Ada Celah Penanganan Bencana
Daerah, Nasional

Prabowo Perintahkan Mobilisasi Total, Negara Pastikan Tidak Ada Celah Penanganan Bencana

MerahPutihGlobal.net — Negara bergerak penuh menghadapi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan mobilisasi total TNI, Polri, dan seluruh kementerian sejak hari pertama. Pernyataan itu ia sampaikan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/13). “Seluruh sumber daya nasional bekerja keras,” kata Prasetyo. Ia memastikan stok pangan dan BBM aman, sementara suplai untuk wilayah terputus dilakukan melalui udara. Pemerintah mengapresiasi tawaran negara sahabat, namun Indonesia tetap berdiri di atas kemampuan sendiri. Anggaran Dibuka Selebar-Lebarnya Prasetyo menyebut dana siap pakai lebih dari Rp500 miliar tersedia dalam APBN. Presiden memberi mandat jelas: tidak boleh ada ha...
KLHK Tindak Delapan Perusahaan Diduga Perparah Banjir Sumut
Daerah, Nasional

KLHK Tindak Delapan Perusahaan Diduga Perparah Banjir Sumut

MerahPutihGlobal.net—Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mulai menindak delapan perusahaan yang diduga memperparah banjir besar di Sumatera Utara. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa hasil analisis citra satelit menunjukkan aktivitas perusahaan di lereng curam DAS Batang Toru, kawasan strategis yang memengaruhi stabilitas ekologis Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. “Di daerah curam itu ada aktivitas. Saya mencatat ada delapan entitas,” ujar Hanif, Selasa (2/12/2025). Perusahaan itu merupakan bagian dari sektor tanaman industri, tambang emas, dan perkebunan sawit. Pemanggilan dan Pemeriksaan Berbasis Bukti Deputi Gakkum KLHK telah melayangkan panggilan resmi pada Senin (8/12/2025). Pemerintah meminta klarifikasi menyeluruh...
Negara Bergerak: 744 Warga Gugur di Banjir Sumatera, 551 Masih Hilang
Daerah, Nasional

Negara Bergerak: 744 Warga Gugur di Banjir Sumatera, 551 Masih Hilang

MerahPutihGlobal.net—BNPB merilis data terbaru Selasa malam (2/12/2025): 744 meninggal, 551 hilang, lebih dari 2.600 luka-luka, dan 3,3 juta terdampak. Sebanyak 1,1 juta mengungsi. Satu kalimat ini merangkum inti tragedi dengan nada patriotik dan tegas. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan negara hadir di lapangan. “Saya tidak mengira sebesar ini… Bukan berarti kami tidak peduli,” ujarnya saat meninjau Aek Garoga, Tapanuli Selatan, Minggu (30/11/2025). Hambatan terbesar adalah akses yang putus akibat jembatan runtuh dan jalan tertimbun. Ia menjelaskan status bencana nasional belum diterapkan karena sistem komando daerah masih berjalan efektif. Penjelasan itu disampaikan Jumat (28/11/2025). Skala Korban dan Tugas Negara Aceh mencatat 218 korban meninggal, Sumatera Barat 225, d...
Banjir Sumatera Perkuat Sorotan ke Sawit: Ahli Tegaskan Fungsi Hutan Tidak Bisa Diganti
Daerah, Nasional

Banjir Sumatera Perkuat Sorotan ke Sawit: Ahli Tegaskan Fungsi Hutan Tidak Bisa Diganti

MerahPutihGlobal.net — Banjir bandang di Sumatera Bagian Utara pada akhir November 2025 kembali menyulut perdebatan tentang peran sawit dalam deforestasi. Kritikan menguat setelah Presiden Prabowo Subianto dalam Musrenbang 30 Desember 2024 mempertanyakan keterkaitan sawit dan deforestasi. “Namanya kelapa sawit ya pohon,” ujarnya. Menurut para ahli, sawit tidak dapat menggantikan fungsi hutan alam. Wong Ee Lynn, penulis National Geographic Indonesia, menjelaskan bahwa hutan memiliki keragaman hayati yang menjaga keseimbangan ekologis. “Perkebunan monokultur harus menggunakan herbisida, insektisida, dan pupuk sintetis dalam jumlah besar,” tulisnya. Ketergantungan kimia itu menyebabkan tanah kehilangan kesuburannya. Hilangnya tanaman penutup meningkatkan erosi dan menurunkan kemampuan tanah...
Anhar Tekankan Hukuman Mati bagi Perusak Hutan
Daerah, Nasional

Anhar Tekankan Hukuman Mati bagi Perusak Hutan

MerahPutihGlobal.net — Seruan keras dari sejarawan Anhar Gonggong menyoroti kerusakan hutan yang memicu banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam video di kanal YouTube @anhargonggongofficial yang diunggah dan dikutip Selasa (2/12/2025), ia menegaskan bahwa tindakan perusakan hutan harus dipandang sebagai ancaman terhadap ketahanan negara. Karena itu, ia mendesak pelakunya dijatuhi hukuman mati. “Hukuman mati paling pantas untuk pelaku perusakan lingkungan tersebut,” ujar Anhar. Ia menilai kerusakan hutan Sumatera menunjukkan adanya ancaman strategis terhadap stabilitas nasional. Menurutnya, bencana ekologis memengaruhi keamanan, ekonomi, dan keselamatan warga, sehingga negara wajib merespons dengan tindakan yang sepadan. Anhar menyoroti lemahnya deteksi pemerintah ...
Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Minta Negara Siaga Hadapi Ancaman Ekologis
Daerah, Nasional

Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Minta Negara Siaga Hadapi Ancaman Ekologis

MerahPutihGlobal.net — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa perubahan iklim adalah ancaman nyata yang harus dihadapi negara dengan ketegasan strategis. Saat meninjau bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12), Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus berfungsi penuh menjaga lingkungan sebagai bagian dari pertahanan nasional. “Perubahan iklim harus kita hadapi dengan baik, pemerintah harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan,” kata Prabowo. Pernyataan itu menempatkan isu iklim sebagai tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional bila tidak ditangani serius. Prabowo meminta pemerintah daerah bertindak cepat merespons dinamika alam yang semakin tidak terduga. “Yang di daerah-daerah juga semuanya harus siap menghadapi kondisi perubahan iklim,” uja...
Banjir Sumatera dan Jejak Kebijakan Zulhas: Sinyal Bahwa Tata Kelola Hutan adalah Isu Keamanan Nasional
Daerah, Internasinal, Nasional

Banjir Sumatera dan Jejak Kebijakan Zulhas: Sinyal Bahwa Tata Kelola Hutan adalah Isu Keamanan Nasional

MerahPutihGlobal.net - Banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan hanya bencana lingkungan, tetapi juga peringatan strategis tentang pentingnya tata kelola hutan bagi keamanan nasional. Publik di Indonesia menyoroti jejak kebijakan pelepasan kawasan hutan pada periode Zulkifli Hasan menjabat Menteri Kehutanan (2009–2014). Kritik itu kembali menguat setelah data historis menunjukkan lonjakan izin yang berdampak pada daya tahan ekologis Sumatera. Akun Instagram @ootd_balqishumaira77, pada Senin (1/12/2025), menilai kerusakan yang memperparah banjir Sumatera tidak terlepas dari izin pelepasan hutan pada masa tersebut. Data Greenomics Indonesia menyebut pelepasan kawasan hutan era Zulkifli mencapai 1,64 juta hektare. Pada saat yang sama, 859 izin pemanfaatan hutan diterbit...
Banjir Sumatera Jadi Ujian Kepemimpinan Nasional, Pengakuan BNPB Dorong Desakan Status Nasional
Daerah, Nasional

Banjir Sumatera Jadi Ujian Kepemimpinan Nasional, Pengakuan BNPB Dorong Desakan Status Nasional

MerahPutihGlobal.net — Banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi ujian strategis bagi kepemimpinan nasional Indonesia. Pengakuan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto—yang menyatakan ia tak mengira skala kerusakan sebesar ini saat meninjau Tapanuli Selatan, Minggu (30/11/2025)—memicu lonjakan desakan publik agar Presiden Prabowo Subianto menetapkan status Bencana Nasional. Sejak Jumat (28/11/2025), BNPB menilai penanganan masih bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Namun kenyataan lapangan menunjukkan akses terputus, wilayah terisolasi, dan logistik terhambat. Ketidaksinkronan ini menimbulkan kekhawatiran tentang kesiapan struktur komando bencana. Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menegaskan urgensi intervensi pusat. “Kemampuan daerah sangat terbatas. Banya...
Kayu Gelondongan Sumut: Ujian Ketegasan Negara Menjaga Hutan dan Kedaulatan Ekologis
Daerah, Nasional

Kayu Gelondongan Sumut: Ujian Ketegasan Negara Menjaga Hutan dan Kedaulatan Ekologis

MerahPutihGlobal.net - Fenomena kayu gelondongan tanpa ranting di banjir Sumatra menjadi ujian bagi ketegasan negara. Video dari Tapanuli hingga Padang menampilkan kayu rapi berukuran besar, memunculkan dugaan kuat adanya aktivitas penebangan. Ahli matematika lulusan ITB, Alif Towew, menantang klaim pemerintah dengan hitungan fisika. “Katanya tumbang alami. Apakah masuk akal? Mari kita hitung,” ujarnya. Ia mendorong publik melihat data secara objektif. Alif menjelaskan kayu lama mengapung lebih tinggi dibanding kayu baru. Banyak kayu dalam video mengapung tinggi, sehingga ia menilai indikator kayu lama cukup kuat. Bentuk seragam kayu semakin memperkuat kecurigaan publik. Ia memperkirakan sekitar 3.000 batang berdiameter 70 sentimeter dan panjang empat meter, dengan volume total 4.620 me...