Blog

Banjir Sumatera Perkuat Sorotan ke Sawit: Ahli Tegaskan Fungsi Hutan Tidak Bisa Diganti
Daerah, Nasional

Banjir Sumatera Perkuat Sorotan ke Sawit: Ahli Tegaskan Fungsi Hutan Tidak Bisa Diganti

MerahPutihGlobal.net — Banjir bandang di Sumatera Bagian Utara pada akhir November 2025 kembali menyulut perdebatan tentang peran sawit dalam deforestasi. Kritikan menguat setelah Presiden Prabowo Subianto dalam Musrenbang 30 Desember 2024 mempertanyakan keterkaitan sawit dan deforestasi. “Namanya kelapa sawit ya pohon,” ujarnya. Menurut para ahli, sawit tidak dapat menggantikan fungsi hutan alam. Wong Ee Lynn, penulis National Geographic Indonesia, menjelaskan bahwa hutan memiliki keragaman hayati yang menjaga keseimbangan ekologis. “Perkebunan monokultur harus menggunakan herbisida, insektisida, dan pupuk sintetis dalam jumlah besar,” tulisnya. Ketergantungan kimia itu menyebabkan tanah kehilangan kesuburannya. Hilangnya tanaman penutup meningkatkan erosi dan menurunkan kemampuan tanah...
Anhar Tekankan Hukuman Mati bagi Perusak Hutan
Daerah, Nasional

Anhar Tekankan Hukuman Mati bagi Perusak Hutan

MerahPutihGlobal.net — Seruan keras dari sejarawan Anhar Gonggong menyoroti kerusakan hutan yang memicu banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam video di kanal YouTube @anhargonggongofficial yang diunggah dan dikutip Selasa (2/12/2025), ia menegaskan bahwa tindakan perusakan hutan harus dipandang sebagai ancaman terhadap ketahanan negara. Karena itu, ia mendesak pelakunya dijatuhi hukuman mati. “Hukuman mati paling pantas untuk pelaku perusakan lingkungan tersebut,” ujar Anhar. Ia menilai kerusakan hutan Sumatera menunjukkan adanya ancaman strategis terhadap stabilitas nasional. Menurutnya, bencana ekologis memengaruhi keamanan, ekonomi, dan keselamatan warga, sehingga negara wajib merespons dengan tindakan yang sepadan. Anhar menyoroti lemahnya deteksi pemerintah ...
Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Minta Negara Siaga Hadapi Ancaman Ekologis
Daerah, Nasional

Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Minta Negara Siaga Hadapi Ancaman Ekologis

MerahPutihGlobal.net — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa perubahan iklim adalah ancaman nyata yang harus dihadapi negara dengan ketegasan strategis. Saat meninjau bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12), Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus berfungsi penuh menjaga lingkungan sebagai bagian dari pertahanan nasional.“Perubahan iklim harus kita hadapi dengan baik, pemerintah harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan,” kata Prabowo. Pernyataan itu menempatkan isu iklim sebagai tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional bila tidak ditangani serius.Prabowo meminta pemerintah daerah bertindak cepat merespons dinamika alam yang semakin tidak terduga. “Yang di daerah-daerah juga semuanya harus siap menghadapi kondisi perubahan iklim,” uja...
Banjir Sumatera dan Jejak Kebijakan Zulhas: Sinyal Bahwa Tata Kelola Hutan adalah Isu Keamanan Nasional
Daerah, Internasinal, Nasional

Banjir Sumatera dan Jejak Kebijakan Zulhas: Sinyal Bahwa Tata Kelola Hutan adalah Isu Keamanan Nasional

MerahPutihGlobal.net - Banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan hanya bencana lingkungan, tetapi juga peringatan strategis tentang pentingnya tata kelola hutan bagi keamanan nasional. Publik di Indonesia menyoroti jejak kebijakan pelepasan kawasan hutan pada periode Zulkifli Hasan menjabat Menteri Kehutanan (2009–2014). Kritik itu kembali menguat setelah data historis menunjukkan lonjakan izin yang berdampak pada daya tahan ekologis Sumatera. Akun Instagram @ootd_balqishumaira77, pada Senin (1/12/2025), menilai kerusakan yang memperparah banjir Sumatera tidak terlepas dari izin pelepasan hutan pada masa tersebut. Data Greenomics Indonesia menyebut pelepasan kawasan hutan era Zulkifli mencapai 1,64 juta hektare. Pada saat yang sama, 859 izin pemanfaatan hutan diterbit...
Banjir Sumatera Jadi Ujian Kepemimpinan Nasional, Pengakuan BNPB Dorong Desakan Status Nasional
Daerah, Nasional

Banjir Sumatera Jadi Ujian Kepemimpinan Nasional, Pengakuan BNPB Dorong Desakan Status Nasional

MerahPutihGlobal.net — Banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi ujian strategis bagi kepemimpinan nasional Indonesia. Pengakuan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto—yang menyatakan ia tak mengira skala kerusakan sebesar ini saat meninjau Tapanuli Selatan, Minggu (30/11/2025)—memicu lonjakan desakan publik agar Presiden Prabowo Subianto menetapkan status Bencana Nasional. Sejak Jumat (28/11/2025), BNPB menilai penanganan masih bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Namun kenyataan lapangan menunjukkan akses terputus, wilayah terisolasi, dan logistik terhambat. Ketidaksinkronan ini menimbulkan kekhawatiran tentang kesiapan struktur komando bencana. Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menegaskan urgensi intervensi pusat. “Kemampuan daerah sangat terbatas. Banya...
Adhie Massardi: Konflik PBNU Berubah Menjadi Pertarungan Kepentingan Finansial, Ancaman bagi Otoritas Moral NU
Nasional

Adhie Massardi: Konflik PBNU Berubah Menjadi Pertarungan Kepentingan Finansial, Ancaman bagi Otoritas Moral NU

MerahPutihGlobal.net - Pernyataan Adhie Massardi pada Minggu (30/11/2025) menegaskan perubahan besar dalam dinamika PBNU. Ia menyebut konflik yang dulu berakar pada akidah politik kini bergeser sepenuhnya menjadi persoalan uang. Ucapannya memberi peringatan keras mengenai potensi terganggunya otoritas moral NU sebagai organisasi besar Indonesia di panggung global. “Dulu kita bertengkar soal akidah politik. Sekarang, konflik dipicu persoalan uang,” kata Adhie. Ia memandang perubahan ini sebagai ancaman langsung terhadap legitimasi NU. Isu tambang, aliran dana, dan dugaan korupsi disebut menjadi pusat tarik-menarik kepentingan. Publik yang biasanya terlibat secara emosional dalam dinamika NU kini terlihat tenang. “NU dianggap tidak lagi memberi manfaat nyata,” ujarnya. Dalam perspektif ket...
Kayu Gelondongan Sumut: Ujian Ketegasan Negara Menjaga Hutan dan Kedaulatan Ekologis
Daerah, Nasional

Kayu Gelondongan Sumut: Ujian Ketegasan Negara Menjaga Hutan dan Kedaulatan Ekologis

MerahPutihGlobal.net - Fenomena kayu gelondongan tanpa ranting di banjir Sumatra menjadi ujian bagi ketegasan negara. Video dari Tapanuli hingga Padang menampilkan kayu rapi berukuran besar, memunculkan dugaan kuat adanya aktivitas penebangan. Ahli matematika lulusan ITB, Alif Towew, menantang klaim pemerintah dengan hitungan fisika. “Katanya tumbang alami. Apakah masuk akal? Mari kita hitung,” ujarnya. Ia mendorong publik melihat data secara objektif. Alif menjelaskan kayu lama mengapung lebih tinggi dibanding kayu baru. Banyak kayu dalam video mengapung tinggi, sehingga ia menilai indikator kayu lama cukup kuat. Bentuk seragam kayu semakin memperkuat kecurigaan publik. Ia memperkirakan sekitar 3.000 batang berdiameter 70 sentimeter dan panjang empat meter, dengan volume total 4.620 me...
Pencekalan Dicabut: Ujian Ketegasan Negara dalam Menangani Kasus Pajak Korporasi Besar
Nasional

Pencekalan Dicabut: Ujian Ketegasan Negara dalam Menangani Kasus Pajak Korporasi Besar

MerahPutihGlobal.net - Keputusan Kejaksaan Agung mencabut pencekalan Victor Rachmat Hartono pada Senin (1/12/2025) menjadi ujian penting bagi ketegasan negara. Penyidik menilai Victor kooperatif dalam penyidikan dugaan korupsi perpajakan yang sebelumnya membuat ia dicegah sejak 14 November 2025. Langkah ini mengundang kritik karena menyentuh isu fundamental: konsistensi penegakan hukum terhadap figur strategis di sektor ekonomi. Publik menilai bahwa kelonggaran hukum terhadap tokoh besar harus dijelaskan secara rinci agar tidak menimbulkan preseden berbahaya. Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna, mengatakan penyidik menilai Victor kooperatif. “Sudah memberikan informasi-informasi,” ujarnya. Namun, pernyataan itu membuka ruang tanya karena hanya satu dari lima nama yang dicabut ...
Lonjakan 441 Korban di Sumatera: Peringatan Strategis bagi Ketahanan Nasional
Daerah, Nasional

Lonjakan 441 Korban di Sumatera: Peringatan Strategis bagi Ketahanan Nasional

MerahPutihGlobal.net - BNPB merilis data terbaru korban banjir dan longsor di Sumatera yang mencapai 441 jiwa per 1 Desember 2025. Lonjakan terjadi setelah wilayah terisolasi berhasil dijangkau tim penyelamat. Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan pada Minggu (30/11/2025) bahwa “angka bisa berubah karena banyak wilayah baru dapat dijangkau,” dalam laporan resmi BNPB, Senin (1/12/2025). Pernyataan ini menjadi penegas bahwa situasi masih berkembang. Sumatera Utara mencatat 217 korban meninggal dan 209 hilang. Aceh melaporkan 96 korban meninggal. Sumatera Barat mencatat 129 korban, termasuk 74 dari Kabupaten Agam. Kerusakan jembatan dan jalan menjadi hambatan utama pendataan. Banyak titik hanya dapat diakses dengan helikopter atau perahu. Perubahan cepat data dalam dua hari terakhir mencermi...
Prabowo Aktifkan Seluruh Kekuatan Negara, Sumatera Jadi Fokus Operasi Nasional
Daerah, Nasional

Prabowo Aktifkan Seluruh Kekuatan Negara, Sumatera Jadi Fokus Operasi Nasional

MerahPutihGlobal.net - Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 memaksa negara bergerak cepat. Banyak wilayah terputus dan ribuan warga mengungsi. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pengerahan penuh kekuatan nasional. Instruksi itu disampaikan Menko PMK Pratikno saat meninjau Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga pada Minggu (30/11/2025). Arahan ini menegaskan kepemimpinan pusat dalam fase krisis. “Seluruh kekuatan nasional dikerahkan,” tegas Pratikno. Pernyataan itu mencerminkan sikap strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan nasional di tengah bencana besar. Sejak hari pertama, pemerintah memulihkan listrik, membuka akses darat, dan mempercepat distribusi logistik melalui udara dan laut. Polri menambah pesawat, he...