Syuriyah PBNU Gerak Tegas: Desakan Mundur Gus Yahya dan Isu-isu Strategis

MerahPutihGlobal.net — Beredarnya surat Syuriyah PBNU pada Kamis (20/11/2025) yang mendesak KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri menandai langkah tegas struktur keulamaan NU. Dokumen resmi bertanggal 20 November 2025 itu mencatat tiga isu strategis yang dinilai mengancam integritas organisasi.

Syuriyah menyoroti pemilihan narasumber AKN NU yang dianggap terkait jaringan Zionisme Internasional. Dalam perspektif keamanan ideologis, hal ini dipandang sebagai ancaman terhadap fondasi nilai yang dijaga ormas.

Pemberhentian seorang fungsionaris menjadi tindakan korektif sesuai Peraturan Perkumpulan NU Nomor 13/2025. Tindakan ini menunjukkan keberanian mempertahankan marwah organisasi.

Isu paling strategis adalah dugaan pelanggaran tata kelola keuangan yang dianggap berpotensi mengancam eksistensi badan hukum NU. Sorotan ini menempatkan PBNU dalam evaluasi struktural yang tidak bisa diabaikan.

Salah satu pengurus PBNU membenarkan keaslian dokumen. “Benar. Tadi malam,” ujarnya (21/11).

Gus Yahya, ketika ditemui di Munas XI MUI, menegaskan tidak ada pembahasan pemakzulan. Ia menyebut pertemuan dengan Wakil Rais Aam hanya terkait rencana tapak tilas KHR As’ad Syamsul Arifin. (*)

READ  Holland Taylor dan Ancaman Infiltrasi: PBNU Diminta Tingkatkan Pertahanan Ideologis