Tag: MBG

Keracunan Massal di SMA 2 Kudus Membuka Celah Pengawasan Program MBG
Daerah, Nasional

Keracunan Massal di SMA 2 Kudus Membuka Celah Pengawasan Program MBG

merahputihglobal.net - Kasus SMA 2 Kudus keracunan MBG tidak berhenti sebagai peristiwa medis semata. Bagi pembaca, kejadian ini membuka pertanyaan yang lebih luas: seberapa efektif pengawasan Program Makan Bergizi Gratis di tingkat pelaksanaan. Ketika ratusan siswa mengalami gejala serupa, perhatian bergeser pada sistem kontrol yang seharusnya mencegah risiko sejak awal. Garis besarnya, makanan diproduksi dan disalurkan melalui jalur resmi. Namun hasil akhirnya justru menunjukkan adanya celah yang berdampak langsung pada kesehatan penerima manfaat. Ketika Sistem Pengawasan Tidak Berjalan Ideal Dalam konteks program MBG, pengawasan tidak hanya berhenti pada standar gizi, tetapi juga mencakup sanitasi dapur, ketahanan makanan, dan keamanan distribusi. Di SMA Negeri 2 Kudus, menu MBG di...
Kaleidoskop MBG: Negara Menarik Rem demi Keselamatan Publik
Nasional

Kaleidoskop MBG: Negara Menarik Rem demi Keselamatan Publik

MerahPutihGlobal.net - Pemerintah Indonesia menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama 1–7 Januari 2026. Keputusan tersebut diumumkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah penataan ulang program gizi unggulan nasional setelah dijalankan secara masif sepanjang 2025. Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan penghentian sementara ini bersifat teknis dan terencana. Jeda diperlukan untuk menyiapkan dapur pelayanan gizi, memperkuat sistem distribusi, menata ulang sumber daya manusia, serta meningkatkan standar keamanan pangan di seluruh satuan pelayanan. Pernyataan resmi tersebut dirilis pada 27 Desember 2025. BGN memastikan MBG tidak dibatalkan. Distribusi makanan akan kembali berjalan serentak mulai 8 Januari 2026. Selama masa jeda, intervensi gizi bagi kelompok pa...
FGSNI Tantang Pemerintah Tegakkan Keadilan Rekrutmen P3K
Nasional

FGSNI Tantang Pemerintah Tegakkan Keadilan Rekrutmen P3K

MerahPutihGlobal.net — Keputusan pemerintah membuka rekrutmen 32.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Badan Gizi Nasional (BGN) memicu kritik tajam dari Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI). Mereka menilai langkah ini menunjukkan ketimpangan kebijakan yang merugikan guru sekolah dan madrasah swasta—pilar pendidikan bangsa. Ketua Umum DPP FGSNI, Agus Mukhtar, menyuarakan kritik secara langsung. “BGN baru berdiri, tetapi sudah mendapat fasilitas pengangkatan P3K. Apa urgensinya?” katanya kepada Samudrafakta, Selasa (9/12/2025). Nada tegasnya menuntut jawaban konkret. Keadilan Kebijakan Harus Ditegakkan Agus menekankan bahwa pemerintah kerap berlindung di balik alasan anggaran ketika guru swasta meminta akses. “Namun untuk BGN, langkahnya cepat dan besar,” te...