Tag: Ramadhan

Mursyid Shiddiqiyyah: Kemerdekaan Bangsa Indonesia Adalah Al-Qadar Nasional
Ragam

Mursyid Shiddiqiyyah: Kemerdekaan Bangsa Indonesia Adalah Al-Qadar Nasional

merahputihglobal.net — Thoriqoh Shiddiqiyyah menunjukkan sikap patriotik melalui Pengajian Tasyakkuran lailatul qadar yang digelar di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Jombang pada Senin malam, 15 Maret 2026. Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi momentum penguatan jati diri bangsa melalui integrasi nilai-nilai thoriqoh dengan semangat menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun kawasan pesantren sempat diguyur hujan deras, kedisiplinan santri dan jamaah dalam mengondisikan tempat acara mencerminkan keteguhan sikap dalam mengawal tradisi besar 27 Syahru Romadlon. Kemerdekaan Sebagai Ketetapan Agung Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia, Al Mukarrom Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, ...
Nasionalisme di Jalan Raya: Ikhtiar Mudik Aman 2026 Tanpa Korban
Nasional

Nasionalisme di Jalan Raya: Ikhtiar Mudik Aman 2026 Tanpa Korban

merahputihglobal.net — Menjaga keselamatan di jalan raya selama arus mudik 2026 adalah bentuk nyata dari patriotisme dan penghormatan terhadap sesama warga bangsa dalam merayakan hari kemenangan. Data historis dari Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri tahun 2024 menunjukkan bahwa 76,57% kecelakaan melibatkan sepeda motor, yang seringkali dipicu oleh kelelahan ekstrem dan kondisi kendaraan yang tidak layak. Sebagai respons negara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara tegas melakukan ramp check terhadap 32.760 unit angkutan umum guna memastikan tidak ada satu pun nyawa rakyat yang terancam oleh armada yang tidak laik jalan. Kedaulatan Teknis: Stiker Kelaikan dan Cek Mandiri Masyarakat diimbau untuk cerdas dalam memilih moda transportasi. Kemenhub menekan...
Kedaulatan Spiritual 17 Ramadhan: Shiddiqiyyah Kupas Akar Proklamasi RI
Ragam

Kedaulatan Spiritual 17 Ramadhan: Shiddiqiyyah Kupas Akar Proklamasi RI

merahputihglobal.net — Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal akar spiritualitas dan sejarahnya. Menegaskan prinsip tersebut, Thoriqoh shiddiqiyyah menyelenggarakan Tasyakkuran Lailatul Mubarokah pada Kamis malam (05/03/2025) di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman, Jombang. Peringatan malam 17 Ramadhan ini menjadi ajang refleksi nasionalisme religius, menyoroti korelasi mendalam antara kemenangan Islam dalam Perang Badar dan kedaulatan bangsa Indonesia yang diproklamirkan pada momentum yang penuh barokah. Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam mauidhotul chasanahnya memaparkan fakta sejarah yang menggetarkan mengenai proses penetapan hari kemerdekaan Indonesia. Sebelum memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Presiden pertama RI, Bung Karno, secara sadar dan...
Visi Strategis Syekh Muchtar: Taubat Nasional Atas Kelengahan Sejarah
Daerah, Ragam

Visi Strategis Syekh Muchtar: Taubat Nasional Atas Kelengahan Sejarah

merahputihglobal.net — Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mochammad Muchtarullohil Mujtabaa Mu’thi, mengambil langkah kepemimpinan spiritual yang berani dengan menetapkan tradisi “Taubat Bersama Khusus” setiap malam 17 Ramadhan. Langkah ini merupakan koreksi strategis terhadap kelengahan kolektif bangsa Indonesia dalam memaknai sejarah kemerdekaan. Syekh Muchtar menegaskan bahwa Proklamasi 1945 bukan sekadar peristiwa politik, melainkan momentum sakral yang lahir dari rahim bulan suci Ramadhan. Ritual ini pertama kali dikukuhkan pada malam 17 Syahru Ramadhan 1446 H di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Jombang. Berbeda dengan taubat personal, fokus gerakan ini adalah membasuh kelalaian nasional terhadap akar sejarah Hijriah kemerdekaan. Secara faktual,...
Kepemimpinan Shiddiqiyyah: Zakat Fitrah Fokus Mutlak Untuk Fakir Miskin
Ragam

Kepemimpinan Shiddiqiyyah: Zakat Fitrah Fokus Mutlak Untuk Fakir Miskin

merahputihglobal.net — Pusat Tarekat Shiddiqiyyah di Jombang, Jawa Timur, menunjukkan gesture kepemimpinan yang kuat dalam pengelolaan zakat fitrah dengan menerapkan kebijakan alokasi tunggal bagi golongan fakir dan miskin. Kebijakan ini merupakan manifestasi dari doktrin strategis yang menghendaki efektivitas bantuan pangan tanpa distraksi distribusi kepada asnaf lainnya. Langkah ini menegaskan bahwa zakat fitrah harus menjadi pilar utama pembersihan jiwa sekaligus penguatan kedaulatan pangan bagi warga prasejahtera. Dalam implementasinya, puluhan ribu jamaah Shiddiqiyyah secara disiplin memisahkan hak penerima antara zakat fitrah dan zakat mal. Enam asnaf lain, mulai dari amil hingga sabilillah, ditiadakan dari daftar penerima zakat fitrah dan dialihkan sepenuhnya pada pos zakat mal. ...
Kedaulatan Sosial: Shiddiqiyyah Mobilisasi Rp3 Miliar Santunan Nasional Mandiri
Nasional

Kedaulatan Sosial: Shiddiqiyyah Mobilisasi Rp3 Miliar Santunan Nasional Mandiri

merahputihglobal.net — Thoriqoh Shiddiqiyyah kembali menegaskan sikap patriotik dan kemandirian ekonominya melalui peluncuran gerakan santunan nasional pada Kamis (19/2/2026). Memasuki Ramadan 1447 H, organisasi melalui lembaga DHIBRA memproyeksikan penyaluran dana hingga Rp3 miliar bagi belasan ribu anak yatim dan duafa, sebuah aksi nyata dalam menjaga kedaulatan sosial masyarakat prasejahtera tanpa membebani kas negara. Kepemimpinan spiritual yang kuat melandasi gerakan ini, di mana warga Shiddiqiyyah diwajibkan menjadi pelopor dalam memperhatikan nasib anak yatim. Seluruh dana terkumpul murni dari iuran warga sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya meminta-minta, yang dibuktikan dengan larangan keras meminta sumbangan di jalanan. Komitmen Strategis Membela Hak Anak Yatim Mursyid ...
Kepemimpinan Spiritual dan Kedaulatan Sosial: Doktrin Kemandirian Thoriqoh Shiddiqiyyah
Ragam

Kepemimpinan Spiritual dan Kedaulatan Sosial: Doktrin Kemandirian Thoriqoh Shiddiqiyyah

merahputihglobal.net — Thoriqoh Shiddiqiyyah menegaskan posisi strategisnya dalam peta gerakan nasional dengan mendeklarasikan bahwa ibadah tanpa aksi sosial merupakan kegagalan fundamental dalam beragama yang melemahkan ketahanan nasional. Pandangan ini bukan sekadar kritik spiritual, melainkan sebuah doktrin kepemimpinan yang mengharuskan setiap individu beragama menjadi motor penggerak solusi atas problematika kemanusiaan dan kemiskinan di Indonesia, guna memastikan bahwa spiritualitas memiliki kedaulatan di atas realitas sosial. Kegagalan memadukan ritual dan sosial dianggap sebagai reduksi terhadap esensi bangsa yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. Ketika kesalehan terjebak dalam ruang tertutup, agama kehilangan daya tawar strategisnya dalam membangun peradaban. Ibadah sejati...