
Merah Putih Global – PSM Makassar berhasil bangkit dan mengalahkan PSIM Jogja dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026). Kemenangan ini menjadi titik balik setelah tim tamu melewati enam pertandingan tanpa kemenangan.
PSM harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin. Mereka sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan di menit akhir pertandingan. Hasil ini membuat PSM mengoleksi 28 poin dan memperlebar jarak dari zona degradasi menjadi delapan angka.
Di sisi lain, PSIM Jogja harus menerima kenyataan memperpanjang tren tanpa kemenangan menjadi empat laga. Mereka tetap tertahan di posisi kedelapan dengan 38 poin.
Tekanan PSIM di Babak Pertama
Sejak awal pertandingan, PSIM Jogja tampil menekan. Sisi kanan pertahanan PSM menjadi target serangan utama melalui pergerakan Riyatno Abiyoso.
Beberapa peluang tercipta melalui Deri Corfe dan Ze Valente. Namun, upaya tersebut belum mampu mengubah papan skor. Kiper PSM, Hilman Syah, tampil sigap dalam mengantisipasi tembakan lawan.
PSM sempat mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik. Akan tetapi, penyelesaian akhir masih belum efektif. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol.
Gol Corfe Ubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, intensitas serangan PSIM tetap tinggi. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54 melalui Deri Corfe.
Gol berawal dari situasi di kotak penalti setelah kiper Hilman Syah gagal mengamankan bola dengan sempurna. Corfe memanfaatkan peluang tersebut dengan tembakan kaki kiri yang mengarah ke gawang.
Keunggulan ini membuat PSIM semakin percaya diri dalam mengontrol permainan. Sementara itu, PSM mulai meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan.
Respon Pergantian Pemain
PSM melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya serang. Masuknya Luka Cumic dan Savio Roberto memberikan variasi dalam serangan.
Tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Luka Cumic mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan bola rebound di depan gawang.
Gol tersebut menjadi momentum bagi PSM untuk terus menekan hingga akhir pertandingan.
Gol Penentu di Masa Tambahan
Pertandingan memasuki fase akhir dengan tensi tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan untuk mencari gol kemenangan.
PSM mendapatkan peluang melalui situasi bola mati di masa tambahan waktu. Eksekusi sepak pojok menjadi momen krusial dalam pertandingan ini.
Dusan Lagator mencetak gol penentu pada menit ke-98 melalui sundulan setelah menyambut bola dari Victor Luiz. Gol ini memastikan kemenangan PSM dengan skor 2-1.
Pertandingan juga diwarnai sejumlah kartu kuning yang menunjukkan tingginya tensi di lapangan hingga peluit akhir dibunyikan.
