Banjir Bone Bolango Picu Longsor, Satu Rumah Hancur

Merah Putih Global – Banjir Bone Bolango yang terjadi di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, memicu kerusakan rumah warga dan proses evakuasi massal. Bencana itu juga disertai longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Satu rumah warga dilaporkan hancur total setelah terseret arus banjir bandang. Selain itu, puluhan rumah lain ikut terendam air.

BPBD Bone Bolango mencatat sedikitnya 35 unit rumah terdampak dalam kejadian tersebut. Banjir dan longsor terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, menjelaskan hujan deras turun tanpa jeda hingga malam hari. Kondisi itu memicu luapan air dan pergerakan tanah.

Saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti. Puncaknya pada pukul 22.00 WITA, terjadilah banjir bandang dan longsoran yang merendam permukiman warga,” ungkapnya.

Kerusakan Rumah Akibat Banjir Bone Bolango

Yang menarik, dampak terbesar dari banjir terjadi pada kawasan permukiman warga. Air bercampur lumpur masuk ke rumah dalam waktu cepat.

Dalam realitas di lapangan, warga kesulitan menyelamatkan barang karena arus banjir datang mendadak. Tak hanya itu, material longsor ikut terbawa hingga ke area rumah penduduk.

BPBD memastikan satu rumah rusak total akibat terseret arus. Sementara itu, puluhan rumah lainnya mengalami genangan dengan tingkat kerusakan berbeda.

Efek langsungnya, sebagian warga harus meninggalkan rumah demi keselamatan. Mereka kemudian dipindahkan menuju lokasi pengungsian.

Ratusan Warga Terdampak di Empat Desa

Bencana banjir dan longsor tercatat melanda empat desa di Bone Bolango. Jumlah warga terdampak mencapai ratusan jiwa.

  • Desa Muara Bone sebanyak 50 jiwa terdampak
  • Desa Moodulio sebanyak 97 jiwa terdampak
  • Desa Taludaa sebanyak 100 jiwa terdampak
  • Desa Masiaga sebanyak 10 jiwa terdampak

Secara faktual, Desa Taludaa menjadi wilayah dengan dampak terbesar. Di sisi lain, Desa Masiaga mengalami dampak paling kecil dibanding desa lainnya.

Pada saat bersamaan, BPBD terus melakukan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak. Hal itu dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat.

Korban Hanyut Ditemukan Selamat

Yang jadi sorotan dalam bencana ini adalah laporan satu warga hanyut akibat longsor. Korban disebut terbawa material tanah hingga ke laut.

Namun, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat. Informasi itu disampaikan langsung oleh BPBD Bone Bolango.

Ada satu korban yang sempat hanyut terbawa material longsor hingga ke laut. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Achril.

Sementara itu, sebanyak 35 kepala keluarga atau 105 jiwa kini berada di pengungsian. Lokasi pengungsian dipusatkan di Dusun 3 desa setempat.

Menurut BPBD, langkah evakuasi dilakukan untuk menghindari risiko bencana susulan. Terlebih, cuaca di wilayah Bone Bolango masih berpotensi hujan.

Dalam perkembangan selanjutnya, petugas tetap memantau kondisi wilayah terdampak. Pendataan korban dan kerusakan masih terus berlangsung.