PSG Juara Liga Champions Usai Bangkit dari Ketertinggalan Lawan Arsenal

Bahasa Kita – PSG juara Liga Champions setelah menunjukkan mental kuat saat menghadapi Arsenal dalam final yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria. Sempat tertinggal sejak awal pertandingan, klub asal Prancis itu mampu bangkit sebelum akhirnya menang melalui adu penalti dengan skor 4-3.

Laga berlangsung selama 120 menit dan berakhir imbang 1-1. Arsenal unggul terlebih dahulu melalui Kai Havertz, sementara PSG menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembele.

Kemenangan ini diraih PSG setelah melalui pertandingan yang berjalan ketat hingga tendangan terakhir dalam adu penalti.

PSG Tertinggal Cepat di Awal Pertandingan

Arsenal langsung memberikan tekanan sejak menit pertama. Hasilnya terlihat ketika Kai Havertz mencetak gol pada menit keenam.

Gol tersebut berawal dari bola liar yang gagal diamankan lini belakang PSG. Havertz memanfaatkan situasi itu dengan baik.

Ia berlari ke kotak penalti lalu melepaskan tembakan dari sudut sempit. Bola melambung melewati Matvei Safonov yang mencoba menutup ruang tembak.

Arsenal pun memimpin 1-0.

Di sisi lain, PSG berusaha membangun permainan secara perlahan untuk mencari celah di pertahanan lawan.

Penalti Dembele Mengubah Jalannya Laga

Upaya PSG membuahkan hasil pada babak kedua. Khvicha Kvaratskhelia dilanggar Cristhian Mosquera di area terlarang.

Wasit memberikan hadiah penalti kepada PSG.

Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai algojo tampil tenang saat menghadapi David Raya. Ia mengirim bola ke arah kiri gawang.

Kiper Arsenal bergerak ke arah sebaliknya sehingga tidak mampu melakukan penyelamatan.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1.

Yang menarik, gol Dembele menjadi titik balik yang membuat PSG kembali percaya diri hingga akhir pertandingan.

Arsenal Lebih Agresif pada Extra Time

Memasuki babak perpanjangan waktu, Arsenal mencoba meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan sejumlah pemain baru.

Martin Zubimendi dan Eberechi Eze diturunkan untuk menambah kreativitas serangan.

PSG juga melakukan perubahan dengan memasukkan Warren Zaire-Emery.

Salah satu momen kontroversial terjadi pada menit ke-102. Noni Madueke terjatuh saat berduel dengan Nuno Mendes di kotak penalti.

Pemain Arsenal langsung meminta penalti. Mikel Arteta juga terlihat melakukan protes dari tepi lapangan.

Namun wasit Daniel Siebert tetap melanjutkan pertandingan dan menilai tidak ada pelanggaran.

Pada babak kedua extra time, Arsenal terlihat lebih dominan dalam menyerang. Meski demikian, lini pertahanan PSG mampu bertahan dengan baik.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.

PSG Juara Berkat Keunggulan di Adu Penalti

Penentuan gelar akhirnya dilakukan melalui adu penalti.

PSG memulai dengan baik melalui Goncalo Ramos. Arsenal membalas lewat Viktor Gyokeres.

Kesalahan Eberechi Eze pada tendangan kedua memberi keuntungan bagi PSG. Namun Arsenal sempat menyamakan keadaan setelah David Raya menggagalkan penalti Nuno Mendes.

Skor tetap seimbang hingga tendangan keempat.

Pada kesempatan terakhir, Lucas Beraldo berhasil mencetak gol untuk PSG.

Tekanan besar menghampiri Gabriel Magalhaes yang menjadi penendang terakhir Arsenal. Tendangannya justru melambung di atas mistar.

Kegagalan itu memastikan PSG juara Liga Champions dengan kemenangan 4-3 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.