
Merah Putih Global – Peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah Indonesia menjadi langkah baru pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sekitar 85 koperasi dilaporkan telah mulai berjalan hingga Sabtu, 16 Mei 2026.
Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengikuti peresmian nasional tersebut melalui zoom meeting bersama Presiden Prabowo Subianto dari Koperasi Desa Merah Putih Desa Lengkong, Kecamatan Batangan.
Kegiatan itu turut dihadiri Komandan Kodim 0718/Pati, Asisten Sekda, perwakilan Kapolresta Pati, anggota DPRD, Kepala Dinas Koperasi, hingga Kepala Desa Lengkong.
Kehadiran lintas unsur pemerintah dan aparat disebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan koperasi desa sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat.
Koperasi Merah Putih Disebut Jadi Prestasi Nasional
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa percepatan operasionalisasi koperasi menjadi capaian besar dalam waktu relatif singkat.
“Dalam 7 bulan kita bisa operasionalkan 1.061 Koperasi Merah Putih,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan melalui zoom meeting.
Menurut Presiden, laporan dari pemerintah pusat menunjukkan lebih dari 9.000 koperasi secara fisik telah siap untuk dikembangkan di berbagai daerah.
Yang jadi sorotan, program koperasi desa diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus memperluas aktivitas usaha berbasis lokal.
Dalam konteks tersebut, pemerintah pusat menilai koperasi dapat menjadi instrumen penting untuk mempercepat pemerataan ekonomi di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Pati Percepat Pengembangan Koperasi Desa
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyebut perkembangan Koperasi Merah Putih di wilayahnya menunjukkan tren yang positif.
Ia mengatakan, hingga saat ini sekitar 85 koperasi desa telah mulai berjalan di berbagai wilayah Kabupaten Pati.
“Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pati sudah ada sekitar 85 koperasi desa merah putih yang sudah berjalan,” ungkap Risma.
Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong percepatan pembentukan koperasi agar manfaat ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat desa.
Dalam praktiknya, koperasi diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi lokal dan membuka peluang usaha baru di tingkat masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap keberlanjutan program agar koperasi dapat berjalan tepat sasaran.
Koperasi Desa Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Risma menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di Desa Lengkong dan wilayah Kabupaten Pati.
“Semoga Koperasi Desa Merah Putih ini bisa berjalan dengan baik,” kata Risma.
Yang patut dicatat, pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung pengembangan koperasi desa.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi faktor penting agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi rakyat.
Dalam perkembangan selanjutnya, keberhasilan program koperasi akan sangat bergantung pada kemampuan pengelolaan usaha serta partisipasi masyarakat desa.
Secara garis besar, percepatan operasionalisasi Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pati menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas aktivitas ekonomi desa melalui model koperasi berbasis komunitas dan kebutuhan lokal.
