Kesehatan

Kematian Irene Sokoy Jadi Alarm Nasional: Negara Tak Boleh Kalah oleh Kacauan Layanan Kesehatan
Daerah, Kesehatan, Nasional

Kematian Irene Sokoy Jadi Alarm Nasional: Negara Tak Boleh Kalah oleh Kacauan Layanan Kesehatan

MerahPutihGlobal.net — Tragedi meninggalnya Irene Sokoy (31) pada 19 November adalah sinyal keras bagi negara. Penolakan empat rumah sakit—alasan NICU penuh, ketiadaan dokter, hingga renovasi—tidak dapat ditoleransi ketika nyawa warga negara dipertaruhkan. Kronologi sejak 16 November menunjukkan kegagalan komando layanan kesehatan. Tak adanya dokter spesialis di RSUD Yowari memicu rujukan berantai tanpa jaminan kepastian. Aksi Pemuda Saireri dan gelombang tagar #LayaniDuluBayarBelakangan menunjukkan bahwa publik menuntut kepemimpinan negara yang lebih tegas. Gubernur Mathius Fakhiri menyatakan: “Jika rumah sakit menolak pasien, saya copot direktur.” Senator Filep Wamafma menegaskan pelanggaran konstitusi dan mendesak reformasi sistem rujukan. Papua, dengan AKI 565, membutuhkan interven...
“StrokeGuard ITS: Terobosan Teknologi Medis yang Mengukuhkan Posisi Indonesia dalam Kemandirian Kesehatan”
Kesehatan

“StrokeGuard ITS: Terobosan Teknologi Medis yang Mengukuhkan Posisi Indonesia dalam Kemandirian Kesehatan”

MerahPutihGlobal.net - Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan StrokeGuard, aplikasi pemantauan pasien stroke pascarawat. Informasi ini disampaikan Jumat (28/11/2025). Inovasi tersebut mempertegas kemampuan Indonesia memperkuat kemandirian teknologi kesehatan di tengah persaingan global. Ketua tim, Muhammad Irsyad Yunus, menegaskan kebutuhan mendesak dalam pengembangan aplikasi ini. “Menurut riset, sekitar 80 persen kasus stroke dapat dicegah. Namun pasien pascarawat dan keluarga sering kebingungan melakukan pemantauan mandiri,” kata Irsyad, Jumat (28/11/2025). Situasi ini menunjukkan pentingnya solusi strategis yang dapat menjaga keselamatan warga negara. StrokeGuard bekerja melalui input tekanan darah yang dimasukkan pasien. Sistem AI mengolah data dan mengi...