E-Sports Piala Kapolres 2026 Boyolali Diikuti 58 Tim Pelajar

Merah Putih Global – Turnamen E-Sports Piala Kapolres 2026 di Kabupaten Boyolali resmi dibuka pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan ini langsung menyedot perhatian pelajar dengan melibatkan 58 tim dari tingkat SMA dan SMK serta dihadiri sekitar 400 peserta dan undangan.

Pembukaan berlangsung di Pendopo Gedhe Kompleks Pemerintah Kabupaten Boyolali sejak pukul 08.00 WIB. Rangkaian acara dimulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga deklarasi kamtibmas oleh peserta. Setelah itu, pertandingan e-sports langsung digelar.

E-Sports Piala Kapolres 2026 Jadi Wadah Aktivitas Positif Pelajar

Turnamen ini dirancang sebagai ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan kemampuan di bidang digital. Dalam konteks tersebut, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengurangi keterlibatan remaja dalam aktivitas negatif.

Wakapolres Boyolali, Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih yang mewakili Kapolres AKBP Indra Maulana Saputra, menegaskan tujuan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi para pelajar untuk berkreasi dan menyalurkan bakat secara positif,” ujarnya.

Ia menambahkan, turnamen ini merupakan inisiatif langsung dari Kapolres Boyolali sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan generasi muda di tengah perkembangan teknologi.

READ  Solidaritas Dhibra untuk Korban Bencana di Jawa Tengah

Peran E-Sports dalam Pengembangan Prestasi Pelajar

Di sisi lain, turnamen ini juga mendapat apresiasi dari Pengurus Kabupaten E-Sports Indonesia (ESI) Boyolali. Ketua ESI Boyolali, Syahrul Isa Nur Kholis, menyebut e-sports kini telah berkembang menjadi bagian dari industri kreatif.

Menurutnya, kompetisi semacam ini membuka peluang bagi pelajar untuk mengembangkan prestasi secara lebih luas.

E-sports bukan sekadar permainan, tetapi sudah menjadi bagian dari pengembangan prestasi dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Ia juga menilai ajang ini dapat menjadi titik awal munculnya atlet profesional yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Deklarasi Kamtibmas dalam Turnamen E-Sports

Yang jadi sorotan, peserta tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga membacakan deklarasi kamtibmas sebagai bagian dari kegiatan.

Isi Komitmen Peserta Turnamen

Deklarasi tersebut memuat sejumlah komitmen, di antaranya:

  • Menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan
  • Menolak segala bentuk kecurangan
  • Bijak dalam menggunakan media sosial
  • Menjauhi bullying dan tawuran
  • Tidak terlibat penyalahgunaan narkoba dan judi online

Selain itu, peserta juga menyatakan kesiapan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta menjaga solidaritas di lingkungan pelajar.

READ  Program Desa Sarjana Malinau Dievaluasi, Bagaimana Komitmen Mahasiswa?

Dalam praktiknya, deklarasi ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memiliki integritas.

Turnamen E-Sports sebagai Pembinaan Generasi Muda

Penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya berfokus pada kompetisi. Kegiatan ini juga diarahkan sebagai sarana pembinaan karakter pelajar.

Melalui pendekatan tersebut, e-sports ditempatkan sebagai media untuk membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat berprestasi di kalangan generasi muda.